PALEMBANG, SUMEKS.CO - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang kembali menyampaikan perkembangan terbaru terkait penjualan tiket pada masa Angkutan Lebaran 1447 H / 2026. Hingga 9 Maret 2026, jumlah tiket yang telah terjual mencapai 90.807 tiket untuk periode perjalanan 11 Maret hingga 1 April 2026.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi dari penjualan tiket untuk tiga perjalanan kereta api yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang, yaitu:
- KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP)
- KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang (PP).
- KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP).
Berdasarkan data sementara, animo masyarakat terhadap perjalanan kereta api pada masa Angkutan Lebaran tahun ini menunjukkan tren yang cukup tinggi, khususnya untuk beberapa rute favorit.
Untuk KA Bukit Serelo relasi Kertapati menuju Lubuk Linggau, tiket yang telah terjual mencapai 15.738 tiket atau 112 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan.
Sementara untuk arah sebaliknya, yaitu dari Lubuk Linggau menuju Kertapati, tiket yang telah terjual mencapai 17.072 tiket atau 122 persen dari kapasitas yang tersedia.
BACA JUGA:Mudik Nyaman Bersama Kereta Api, KAI Divre III Palembang Catat Lonjakan Penjualan Tiket
Selanjutnya untuk KA Rajabasa relasi Kertapati menuju Tanjungkarang, jumlah tiket yang telah terjual mencapai 22.172 tiket atau 119 persen dari kapasitas yang disediakan. Sedangkan untuk perjalanan dari Tanjungkarang menuju Kertapati, tiket yang telah terjual mencapai 24.761 tiket atau sekitar 133 persen dari kapasitas yang tersedia.
Sementara itu, untuk KA Sindang Marga relasi Kertapati menuju Lubuk Linggau, tiket yang terjual mencapai 6.082 tiket atau 64 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. Untuk arah sebaliknya, dari Lubuk Linggau menuju Kertapati, tiket yang terjual mencapai 4.982 tiket atau sekitar 53 persen dari kapasitas yang tersedia.
“Berdasarkan data sementara, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang naik dan turun mencapai 5.064 orang, kemudian diikuti pada 19 Maret 2026 dengan jumlah penumpang sebanyak 4.735 orang,” jelas Aida.