Program Koperasi Merah Putih Melaju Cepat, Ribuan Sudah Berdiri di Seluruh Indonesia

Rabu 04-03-2026,12:54 WIB
Reporter : Mia Utari
Editor : Mia

Pemerintah Rekrut 8.000 Pendamping Bisnis. Untuk memastikan koperasi berjalan profesional, pemerintah juga merekrut sekitar 8.000 tenaga business assistant.

Mereka bertugas melatih pengurus dan pengelola koperasi di berbagai daerah agar mampu menjalankan usaha secara profesional dan berkelanjutan.

Setiap pendamping akan membantu koperasi mengembangkan model bisnis, manajemen operasional, hingga strategi pemasaran.

Modal Hingga Rp3 Miliar Per Koperasi. Setiap koperasi Merah Putih nantinya akan mendapatkan akses pembiayaan hingga sekitar Rp3 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk: pembangunan gudang dan fasilitas usaha, pengadaan peralatan operasional,kendaraan logistik seperti truk, pickup, dan motor distribusi

Kendaraan tersebut diperlukan untuk memperlancar distribusi barang dari desa ke kota maupun sebaliknya.

Jadi Penampung Produk Petani dan UMKM Desa. Salah satu fungsi utama koperasi Merah Putih adalah menjadi offtaker atau pembeli hasil produksi masyarakat desa.

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Babel Dorong Pendaftaran Merek Kolektif Koperasi Desa Merah Putih Batu Belubang

BACA JUGA:Lebih Murah, Warga Mangun Harjo Belanja Sembako di Koperasi Merah Putih

Produk yang bisa diserap antara lain:hasil pertanian, peternakan,perikanan,hortikultura, kerajinan dan produk UMKM

Produk-produk tersebut nantinya bisa disalurkan ke berbagai pasar, termasuk untuk mendukung program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Koperasi desa ini nantinya menjadi pembeli hasil produksi masyarakat. Jadi produk petani, nelayan, atau UMKM bisa langsung terserap,” kata Feri.

Ciptakan Lapangan Kerja Baru di Desa. Selain memperkuat ekonomi desa, koperasi Merah Putih juga diharapkan membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda.

Koperasi akan membutuhkan berbagai posisi kerja seperti: kasir, supervisor operasional, staf logistik, tenaga administrasi, pengelola unit usaha

Bahkan pemerintah mendorong generasi muda untuk menciptakan produk sendiri yang bisa dipasarkan melalui gerai koperasi desa.

Ubah Masyarakat Desa dari Penerima Bantuan Jadi Pelaku Ekonomi

Kategori :