Banner Pemprov

10 Ribu Peserta Ikuti Webinar Internasional, Wamenkum Tegaskan Pentingnya Pancasila

10 Ribu Peserta Ikuti Webinar Internasional, Wamenkum Tegaskan Pentingnya Pancasila

Wamenkum: Pancasila Bukan Sekadar Ideologi, Tapi Solusi Nyata untuk Dunia yang Terpecah--

Wamenkum: Pancasila Jadi Kunci Pulihkan Kepercayaan Sosial dan Martabat Manusia

SUMEKS.CO-  Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menegaskan bahwa Pancasila tetap relevan sebagai fondasi untuk memulihkan kepercayaan sosial dan martabat manusia di tengah berbagai tantangan global yang dihadapi masyarakat dunia saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Edward saat menjadi pembicara kunci dalam Webinar Internasional Seri Literasi Keagamaan Lintas Budaya (LKLB) yang digelar menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung secara daring itu diikuti sekitar 10.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.

Menurut Edward, dunia saat ini tengah menghadapi krisis nilai yang ditandai meningkatnya ketidaksetaraan, memudarnya rasa saling percaya, hingga munculnya berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Mengutip laporan UNESCO tahun 2021 berjudul Reimagining Our Futures Together, Edward mengatakan masyarakat global sedang menghadapi tantangan serius dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan.

"Normalisasi kekerasan, ketidaksetaraan, dan berkurangnya penghormatan terhadap sesama manusia menjadi ancaman nyata bagi kehidupan sosial," ujarnya.

Edward menjelaskan, kepercayaan sosial hanya dapat dibangun jika masyarakat mampu menghargai martabat setiap individu tanpa membedakan latar belakang suku, agama, ras, maupun status sosial.

Menurutnya, para pendiri bangsa telah merumuskan Pancasila sebagai dasar yang mampu menyatukan keberagaman sekaligus memperkuat rasa saling percaya di tengah masyarakat.

"Pancasila menjadi jembatan yang menghubungkan penghormatan terhadap martabat manusia dengan tumbuhnya kepercayaan sosial," katanya.

Ia menambahkan, nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti sebagai konsep atau slogan semata, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui tindakan nyata.

BACA JUGA:Terima Audensi BPIP, Sekda Aprizal Dukung Penuh Pemahaman Ideologi Pancasila Untuk Pelajar

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Babel Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025

Karena itu, Edward mengapresiasi program Literasi Keagamaan Lintas Budaya yang dinilai mampu memperkuat pemahaman masyarakat tentang keberagaman sekaligus menanamkan nilai-nilai Pancasila.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: