Rooftop Tent Hardshell 2026 Diuji Cuaca Ekstrem, Mana yang Benar Benar Tahan Badai dan Angin Kencang

Kamis 05-02-2026,16:23 WIB
Reporter : Tri
Editor : Wiwik

Beberapa model 2026 bahkan mengadopsi desain clamshell asimetris yang memungkinkan sisi angin dominan berada di bagian lebih rendah. Konsep ini dikembangkan dari studi aerodinamika kendaraan off road yang dikutip dari publikasi teknik otomotif dan outdoor gear engineering.

BACA JUGA:Honda CR-V Hybrid e:HEV: SUV Hybrid Hemat Bahan Bakar, Tapi Tetap Kencang

BACA JUGA:SUV 2026 Diuji Banjir, Ground Clearance Tinggi Belum Tentu Aman dari Masalah Listrik

Bobot juga sering jadi bahan perdebatan. Banyak yang mengira semakin berat tenda maka semakin kuat. Faktanya, bobot ideal justru ada di rentang tertentu. Rooftop tent hardshell dengan berat 60 sampai 80 kilogram dinilai paling seimbang antara kekuatan struktur dan keamanan roof rail kendaraan. 

Data ini mengacu pada batas beban dinamis atap kendaraan yang umumnya berada di kisaran 75 sampai 100 kilogram berdasarkan spesifikasi pabrikan mobil.

Pengalaman lapangan dari komunitas overlanding lokal menunjukkan bahwa kegagalan rooftop tent saat badai sering terjadi bukan karena produknya, tapi karena pemasangan yang tidak sesuai. 

Baut tidak dikencangkan sesuai torsi, roof rack non standar, atau distribusi beban yang tidak merata menjadi penyebab utama. 

BACA JUGA:Bocoran SUV Listrik Kompak Toyota C-HR EV 2026, Tenaga 338 HP dan Jarak Tempuh Nyaris 500 Km

BACA JUGA:Harga Suzuki S-Presso Bekas Kian Menarik! Rekomendasi City Car Bergaya SUV dengan Spesifikasi yang Incaran

Berdasarkan panduan keselamatan yang dirilis asosiasi off road regional, pemasangan ideal harus melalui pengecekan ulang setelah 100 km perjalanan pertama.

Ventilasi juga menjadi penentu kenyamanan dan keamanan. Model hardshell 2026 yang unggul biasanya punya ventilasi silang dengan penutup anti angin dan anti air. 

Saat badai, ventilasi bisa ditutup rapat tanpa membuat kondensasi berlebihan di dalam tenda. Ini penting karena uap air berlebih bisa membuat bagian dalam lembap dan menurunkan kenyamanan tidur.

Dari sisi harga, rooftop tent hardshell tahan badai memang tidak murah. Namun banyak pengguna menilai biaya tersebut sepadan dibanding risiko kerusakan atau bahaya saat cuaca ekstrem. 

BACA JUGA: SUV Listrik iCar V23 Bakal Debut Di Indonesia, Berikut Bocoran Spesifikasinya

BACA JUGA:Spesifikasi Jaecoo J5 SUV Listrik Menawarkan Performa Impresif dan Fitur Canggih, Baterai 60,9 kWh

Berdasarkan data pasar perlengkapan outdoor Asia Pasifik, penjualan hardshell premium justru meningkat di daerah dengan karakter cuaca ekstrem seperti dataran tinggi dan wilayah pesisir.

Kategori :