Aksi Penipuan Modus Hack WA, Hubungi Korban Pinjam Uang Jutaan Rupiah

Selasa 20-01-2026,03:16 WIB
Reporter : Reigan Riangga
Editor : Julheri

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Aksi tindak pidana penipuan dengan modus hack WA kembali terjadi di Kota Palembang, Senin 19 Januari 2026.

Kali ini yang menjadi korbannya, yakni M Zainuddin (26) warga Jalan Laut LK I Sekayu Musi Banyuasin. 

Dengan modus Hack WA, terduga pelaku menghubungi kontak yang tertera dan meminjam uang sejumlah jutaan rupiah.

Korban yang terpedaya lalu mengirimkan uang ke rekening tujuan yang diberikan. 

BACA JUGA:Modus Penipuan Mengaku dari Dukcapil Palembang, Korban Diminta Download Aplikasi Lalu Terima Tagihan Rp10 Juta

BACA JUGA:Tips Cerdas Mengatasi Penipuan Via Telepon, Begini Cara Lapor ke Kominfo

Tak terima telah menjadi korban penipuan, Udin melapor SPKT Polretabes Palembang. Senin 19 Januari 2026.

Dihadapan petugas, korban menuturkan peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Palembang pada Senin 19 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.

Berawal korban mendapat telpon melalui WhatApps dari terlapor yang mengaku bibi korban, dimana dalam percakapan tersebut terlapor mengataka akan meminjam uang kepada korban sebesar 6 juta rupiah. 

"Namun saya bilang belum memiliki uang untuk hari ini, mungkin besok baru ada uangnya. Adapun alasan terlapor yang mengaku bibik saya ini meminjam uang untuk membayar uang kuliah anaknya." ujarnya, Senin.

BACA JUGA:Fenomena Penipuan Gadget Murah: Ponsel Rekondisi Banjiri Marketplace, iPhone Paling Banyak Jadi Korban!

BACA JUGA:Palsukan Tanda Tangan Camat, Oknum Polisi Ini Dituntut 1 Tahun Penjara dalam Kasus Penipuan Tanah

Selanjutnya pada keesokan harinya korban menghubungi nomor bibinya yang telah di hack atau dikuasai terlapor, dengan mengatakan uang sudah ada dan mau ditransfer ke mana. Lalu terlapor mengirimkan nomor Rekening 107229283145 Bank Jago atas nama Sahril Saputra. 

Korban pun mentransfer uang sebesar Rp6 juta ke rekening yang diberikan terlapor tersebut. 

Transfer dilakukan sebanyak dua kali dan korban pun sempat menghubungi terlapor memastikan bahwa yang sudah ditransfer. 

Kategori :