SUMEKS.CO - Awal 2026 jadi momen yang bikin pasar otomotif roda dua agak jungkir balik. Bukan karena model baru yang desainnya aneh atau fitur futuristik berlebihan, tapi karena satu hal yang lebih sensasional: harga motor listrik tiba tiba jatuh ke level yang selama ini dianggap mustahil.
Angka Rp 9 jutaan mulai muncul di brosur dealer, grup otomotif, sampai pameran kendaraan. Buat banyak orang, ini terdengar seperti trik marketing. Tapi setelah ditelusuri, ternyata penurunan harga ini bukan karangan, melainkan efek langsung dari kebijakan subsidi yang nilainya memang berubah.
Program subsidi motor listrik sebenarnya sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Tapi di 2026, skemanya dibuat lebih agresif.
Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Perindustrian, pemerintah ingin mempercepat adopsi kendaraan listrik roda dua karena segmen inilah yang paling besar populasinya di Indonesia.
BACA JUGA:Desain Futuristik dan Interior Digital, Alva One XP Siap Jadi Motor Listrik Andalan Perkotaan 2026
BACA JUGA:Cicilan Motor Listrik Alva One XP Cuma Rp 500 Ribuan, Sekali Pengisian Daya Jarak Tempuh 70 Km
Jumlah sepeda motor aktif disebut sudah menembus lebih dari 120 juta unit. Kalau sebagian kecil saja beralih ke listrik, dampaknya ke konsumsi BBM dan polusi sudah terasa besar.
Kementerian ESDM dalam laporan tahunannya juga menyebutkan bahwa sektor transportasi menyumbang lebih dari 27 persen emisi karbon nasional, dan kendaraan roda dua jadi kontributor utama di kota besar. Karena itu, subsidi bukan cuma soal ekonomi, tapi juga strategi lingkungan jangka panjang.
Di 2026, nilai subsidi per unit memang mengalami penyesuaian. Tidak sebesar awal program, tapi lebih terarah ke produsen lokal yang sudah memenuhi tingkat komponen dalam negeri tertentu.
Hasilnya, harga motor listrik rakitan lokal bisa ditekan jauh lebih rendah dibanding dua tahun sebelumnya. Dari yang dulu masih di kisaran Rp 15 sampai 18 jutaan, kini turun drastis ke angka Rp 9 sampai 12 jutaan untuk tipe tertentu.
BACA JUGA:Motor Listrik Makin Terjangkau, Ini Daftar Harga Termurah 2026 di Bawah Rp15 Juta Setelah Subsidi
BACA JUGA:Motor Listrik Alva One XP Tawarkan Desain Futuristik, Harga Rp 38 Jutaan
Menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia, jumlah model motor listrik dengan harga di bawah Rp 12 juta meningkat hampir dua kali lipat dibanding 2024.
Sebagian besar berasal dari pabrikan lokal yang sudah memiliki pabrik baterai dan perakitan sendiri di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Produksi massal membuat biaya per unit turun signifikan, terutama untuk baterai yang sebelumnya jadi komponen paling mahal.
Buat konsumen harian, angka Rp 9 jutaan ini jelas menggoda. Dengan uang segitu, pilihan biasanya hanya motor bensin bekas atau motor baru kelas paling dasar. Sekarang, opsi motor listrik baru dengan garansi pabrik mulai masuk hitungan.