Kebab Endul Tumbuh Berkelanjutan Lewat Penerapan Zero Waste dan Dukungan LinkUMKM BRI

Minggu 18-01-2026,13:18 WIB
Reporter : Rappi
Editor : Rappi Darmawan

BEKASI, SUMEKS.CO – Kebab Endul merupakan usaha Food & Beverages yang berlokasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, yang berdiri sejak tahun 2020 dan fokus pada produk makanan beku.

Produk yang dipasarkan mencakup kebab mini, kebab daging, serta kebab bandeng tanpa duri berbasis ikan lokal yang tinggi protein, dengan varian seperti kebab keju, kebab ayam, dan kebab rendang. 

Selain kebab beku, Kebab Endul juga mengembangkan produk lain seperti tahu bakso dengan aneka topping.

Ragam produk tersebut dikembangkan untuk menyasar kebutuhan keluarga, termasuk anak-anak, dengan model penjualan hybrid melalui outlet EnduLicious Kebab, pameran, suplai HORECA, suplai ke toko frozen dan kemitraan, serta kanal online melalui marketplace, jaringan reseller, dan media sosial.

BACA JUGA: Bersama Agen BRILink, Keluarga di Jepara Ini Berhasil Buka Lapangan Pekerjaan bagi Masyarakat Sekitar

BACA JUGA: UMKM Binaan BRI 'Kain Indonesia by Shifara', Hidupkan Nafas Wastra Nusantara Lewat Koleksi Office Wear

Pemilik Kebab Endul Aisyah Ratna Wulandari mengatakan bahwa usaha ini berawal dari kebutuhan menyiapkan camilan sehat dan bekal praktis untuk keluarga pada masa pandemi tahun 2020, sebelum berkembang dari produksi rumahan menjadi usaha dengan jaringan reseller dan kemitraan di beberapa kota.

“Saya memulai usaha Kebab Frozen Endul dari dapur rumah saat pandemi. Waktu itu, banyak ibu rumah tangga dan ibu pekerja kesulitan menyiapkan camilan dan bekal praktis untuk keluarga,".

Dari situ saya melihat peluang untuk menghadirkan kebab beku yang praktis, lezat, dan tetap bergizi. Perlahan, usaha rumahan ini berkembang hingga kini juga memiliki brand EnduLicious Kebab untuk outlet siap saji dan jaringan reseller serta kemitraan di beberapa kota,” ujar Aisyah.

Seiring meningkatnya produksi, Kebab Endul mengembangkan konsep Zero Waste Product untuk mengurangi limbah dan memperkuat nilai tambah.

BACA JUGA: BRI Hadirkan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo, Solusi Praktis Persiapan Pensiun

BACA JUGA: BRI dan Kemenpora Gelar Program Literasi Keuangan, Dukung Stabilitas Finansial Jangka Panjang Atlet

Sisa pinggiran kulit kebab yang sebelumnya berpotensi terbuang pada awalnya dimanfaatkan sebagai camilan keluarga dan sering dibagikan ke tetangga, sebelum kemudian diolah menjadi produk camilan kering Keripik ChipBab yang diluncurkan pada tahun 2022.

Dalam pengembangan usahanya, tantangan yang dihadapi meliputi peningkatan harga bahan baku, persaingan pasar, perubahan preferensi konsumen, serta keterbatasan SDM dan modal ketika permintaan meningkat.

Aisyah mengatakan bahwa ia mulai menggunakan LinkUMKM, platform pemberdayaan UMKM dari BRI, sejak menjadi bagian dari UMKM binaan Rumah BUMN Jakarta.

Kategori :