Angka tersebut jauh melampaui pikap diesel konvensional yang umumnya berada di kisaran 200–250 hp.
Bahkan, akselerasi 0–100 km/jam diklaim bisa dicapai dalam waktu sekitar 5,8 detik, sebuah angka yang nyaris tak pernah terdengar di segmen truk pikap.
Meski begitu, fokus utama kendaraan ini tetap pada fungsi kerja: menarik beban berat, melibas medan sulit, dan menempuh perjalanan jauh dengan konsumsi bahan bakar yang masuk akal.
Efisiensi Jadi Senjata Utama. Di sisi efisiensi, baterai berkapasitas besar memungkinkan jarak tempuh listrik murni sekitar 80-100 km.
Artinya, penggunaan harian di dalam kota bisa dilakukan tanpa setetes pun solar. Untuk perjalanan jauh, mesin diesel akan mengambil alih sekaligus mengisi ulang baterai secara otomatis.
Dalam mode hybrid penuh, konsumsi bahan bakar rata-rata diklaim bisa mencapai 30–35 km per liter, angka yang sangat impresif untuk sebuah pikap berperforma tinggi.
Keunggulan ini membuat sistem plug-in hybrid diesel unggul dibandingkan EV murni yang masih dibayangi keterbatasan infrastruktur pengisian daya.
Dibandingkan Rival, Apa Bedanya? Jika dibandingkan langsung, pendekatan Chery pickup terasa berbeda.
Ford Ranger dan Toyota Hilux masih mengandalkan diesel murni, kuat dan terbukti, tetapi minim elektrifikasi.
BYD Shark memang menawarkan teknologi hybrid modern, namun menggunakan mesin bensin, yang secara karakter kurang unggul dalam torsi rendah saat membawa beban berat.
BACA JUGA:Atto 1 VS Chery EQ1, Mana yang Lebih Kencang di Jalan Perkotaan
BACA JUGA:Mobil Listrik Murah Tapi Mewah, Chery Icar V23, Siap Ancam Dominasi Jepang, Cek Begini Speknya
Chery berada di tengah: diesel untuk kerja keras, listrik untuk efisiensi dan akselerasi instan. Inilah yang membuat banyak analis menilai pickup ini sebagai ancaman nyata bagi para pemain lama.
Dari sisi harga, Chery tampaknya mengambil langkah yang cukup berani namun terukur. Pickup plug-in hybrid diesel ini diproyeksikan akan dipasarkan di kisaran USD 35.000 hingga USD 45.000 untuk pasar global.
Angka tersebut menempatkannya tepat di tengah segmen, tidak terlalu murah untuk merusak citra teknologi, namun juga tidak semahal pikap hybrid berperforma tinggi dari merek mapan.
Jika dikonversikan ke rupiah dengan asumsi kurs 1 dolar AS sekitar Rp15.000, maka harga pickup hybrid diesel Chery ini berada di kisaran Rp525 juta hingga Rp675 juta.