Chery Pickup Plug-in Hybrid Diesel 400 HP, Ancaman Serius Ford Ranger dan Hilux, Cek Spesifikasinya
Chery menyiapkan pickup plug-in hybrid diesel dengan tenaga besar dan efisiensi tinggi untuk menantang Ford Ranger dan Toyota Hilux.--
Chery Pickup Plug-in Hybrid Diesel, Ancam Dominasi Ford Ranger dan Toyota Hilux
SUMEKS.CO- Bayangkan truk pickup (pikap) tidak hanya mengandalkan tenaga mentah mesin diesel, tetapi juga memanfaatkan kecanggihan motor listrik untuk menghadirkan efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik.
Gambaran itu kini tengah disiapkan Chery melalui proyek pickup plug-in hybrid diesel terbarunya sebuah langkah berani yang berpotensi mengguncang pasar pikap global yang selama ini didominasi oleh nama-nama besar, seperti Ford Ranger, Toyota Hilux, hingga pendatang baru BYD Shark.
Berbeda dari pendekatan kebanyakan pabrikan yang memilih bensin atau full listrik, Chery pickup justru mengawinkan mesin diesel turbo dengan sistem plug-in hybrid.
Kombinasi ini dinilai sebagai solusi paling realistis untuk segmen pikap kendaraan yang dituntut kuat, tahan banting, dan tetap efisien di berbagai kondisi jalan.
Diesel dan Listrik dalam Satu Sistem. Teknologi plug-in hybrid diesel yang dikembangkan Chery bekerja dengan prinsip “dua dunia terbaik”.
Dalam kondisi lalu lintas kota atau kecepatan rendah, kendaraan dapat melaju hanya dengan motor listrik, menghasilkan pengalaman berkendara senyap dan tanpa emisi.
Saat dibutuhkan tenaga ekstra misalnya saat membawa muatan berat, menanjak, atau melaju di jalan tol mesin diesel akan aktif dan bekerja bersamaan dengan motor listrik.
Hasilnya adalah torsi instan dari motor listrik yang berpadu dengan daya tahan dan efisiensi mesin diesel.
Sistem manajemen energi cerdas akan menentukan kapan mesin diesel menyala, kapan motor listrik bekerja sendiri, dan kapan keduanya berkolaborasi.

Pickup Chery -Hybrid Diesel - bakal adi Ancaman Baru Ford, ranger dan Hilux Toyota--
BACA JUGA:Chery Bikin Geger, Baterai Solid-State Bisa Tempuh 1.300 Km Sekali Cas, Bisa Mudik Dengan Nyaman
Saat deselerasi atau pengereman, energi akan dikembalikan ke baterai melalui sistem regenerative braking.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


