Sensor Sony IMX906 sendiri dikenal memiliki performa yang baik di kondisi cahaya rendah, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas foto dibanding generasi sebelumnya.
Strategi Samsung di Kelas Menengah Premium. Penggunaan flexible OLED di Galaxy A57 menunjukkan perubahan strategi Samsung dalam menggarap pasar midrange premium.
Jika sebelumnya fitur-fitur desain flagship dibatasi untuk seri Galaxy S, kini Samsung mulai menurunkannya ke seri A untuk tetap kompetitif di tengah persaingan ketat dengan merek lain.
Pasar ponsel kelas menengah saat ini dipenuhi perangkat dengan spesifikasi tinggi dan desain premium. Dengan layar flexible OLED, Galaxy A57 berpotensi menjadi salah satu opsi paling menarik bagi pengguna yang menginginkan tampilan elegan ala flagship tanpa harus membayar harga flagship.
Menanti Konfirmasi Resmi. Hingga saat ini, Samsung belum memberikan pernyataan resmi terkait Galaxy A57 maupun penggunaan panel flexible OLED.
Namun, melihat pola bocoran dan arah strategi Samsung dalam beberapa tahun terakhir, informasi ini dinilai cukup masuk akal.
BACA JUGA:Samsung Galaxy A17 5G Miliki Layar Super AMOLED 90Hz, Kamera Utama 50MP dengan OIS
Jika rumor tersebut terbukti, Galaxy A57 akan menjadi tonggak baru bagi seri Galaxy A, sekaligus mempersempit jarak antara kelas menengah dan flagship.
Peluncuran resminya Galaxy A57 dengan latar Oled pada awal 2026 kini menjadi momen yang dinanti, terutama bagi pengguna yang mengutamakan desain layar modern, performa solid, dan fitur lengkap dalam satu perangkat.
Kombinasi layar baru, chipset generasi terbaru, pengisian daya cepat, dan kamera andalan, Samsung Galaxy A57 berpotensi menjadi salah satu smartphone midrange paling menarik di tahun 2026.