"Setiap sekolah minimal memiliki satu orang tenaga pendidik lulusan Strata 2 (S2), Satu Puskesmas, Satu Dokter Spesialis untuk di bidang kesehatan," jelasnya.
Pemerintah menargetkan setiap Puskesmas memiliki minimal satu dokter spesialis untuk meningkatkan layanan masyarakat.
BACA JUGA:Ratu Dewa Ingatkan Warga Palembang Waspada Banjir Akibat Pasang Sungai Musi
BACA JUGA:Resmi, UMK dan UMSK Palembang 2026 Naik 7,05%, Ratu Dewa Harapkan Ekonomi Masyarakat Menguat
"Insya Allah, semua program ini akan terus kita fasilitasi melalui penggunaan dana APBD demi kesejahteraan dan kemajuan warga Palembang," tutup Ratu Dewa.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Affan Prapanca, mengonfirmasi bahwa total dana yang digelontorkan untuk pembayaran tunjangan ini mencapai puluhan miliar rupiah.
“Hari ini kita memberikan pembayaran tunjangan THR dan Tambahan Penghasilan (Tamsil) bagi para guru di Kota Palembang. Total anggaran yang dikucurkan sebesar Rp47.936.000.000,” ujar.
BACA JUGA:Resmi, UMK dan UMSK Palembang 2026 Naik 7,05%, Ratu Dewa Harapkan Ekonomi Masyarakat Menguat
BACA JUGA:Simbol Toleransi, Walikota Ratu Dewa Tinjau Misa Malam Natal 2025 di Dua Gereja Besar Kota Palembang
Rincian Penerima dan Besaran Tunjangan
Tunjangan ini akan menyasar sekitar 14.000 guru di berbagai jenjang pendidikan. Affan menjelaskan bahwa besaran yang diterima setiap guru akan bervariasi, tergantung pada beberapa indikator penilaian.
"Berdasarkan lamanya pengabdian, mulai dari 1 tahun hingga 3 tahun. Secara khusus, guru agama mendapatkan tunjangan hingga masa kerja 3 tahun. Dan Indikator utama lainnya adalah status sertifikasi guru yang bersangkutan," katanya.
Dengan cairnya dana ini, diharapkan kesejahteraan para guru di Palembang semakin meningkat dan dapat memotivasi mereka untuk terus memberikan kualitas pendidikan terbaik bagi para siswa.