Langkah ini, menurut Andhies, menjadi kunci menjaga konsistensi kualitas layanan agar tetap relevan dengan dinamika kebutuhan industri.
“Kami juga rutin melakukan monitoring kepuasan pelanggan, sehingga inovasi layanan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Tidak hanya fokus pada industri berskala besar, SUCOFINDO Palembang turut memberi porsi perhatian bagi UMKM dan pelaku usaha lokal.
Melalui program sertifikasi produk, pelatihan manajemen mutu, dan layanan pra-ekspor, SUCOFINDO berupaya mendorong pelaku usaha daerah agar semakin siap memasuki pasar nasional maupun global.
Andhies berharap kehadiran SUCOFINDO dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menumbuhkan iklim usaha yang sehat dan kompetitif.
“Kami ingin layanan Sucofindo memberikan nilai tambah yang signifikan bagi dunia usaha, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Sebagai informasi, PT SUCOFINDO merupakan perusahaan inspeksi pertama di Indonesia yang berdiri sejak 22 Oktober 1956.
Kini SUCOFINDO tergabung dalam holding BUMN IDSurvey bersama PT BKI dan PT Surveyor Indonesia, dengan 67 titik layanan dan 75 laboratorium yang tersebar di seluruh Indonesia.