Banner Pemprov
Pemkot Baru

Harga Jaecoo J5 EV dan Simulasi Cicilan di Indonesia, Segini Biaya Punya SUV Listrik Baru

Harga Jaecoo J5 EV dan Simulasi Cicilan di Indonesia, Segini Biaya Punya SUV Listrik Baru

Harga Jaecoo J5 EV dan Simulasi Cicilan di Indonesia, Segini Biaya Punya SUV Listrik Baru--

SUMEKS.CO - Nama Jaecoo J5 EV makin sering muncul di obrolan pecinta mobil sejak awal 2026. Bukan cuma karena statusnya sebagai SUV listrik baru, tapi karena banderol harganya yang tiba tiba terasa “masuk akal” untuk ukuran mobil listrik. 

Banyak yang awalnya cuma penasaran, sekarang mulai serius menghitung hitung cicilan. Apalagi ketika muncul kabar bahwa harga resminya ternyata jauh lebih rendah dibanding perkiraan saat pertama kali diperkenalkan ke publik.

Jaecoo J5 EV resmi dipasarkan di Indonesia dalam dua varian, yaitu Standard dan Premium. Berdasarkan keterangan dari pihak distributor nasional yang juga dikutip oleh media otomotif dan laporan Antara, harga varian Standard berada di kisaran Rp 249 jutaan hingga Rp 260 jutaan on the road Jakarta. Sementara varian Premium dipasarkan di rentang Rp 299 jutaan sampai Rp 310 jutaan, tergantung wilayah dan program penjualan yang sedang berjalan.

Harga ini terbilang agresif untuk ukuran SUV listrik. Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukkan bahwa mayoritas mobil listrik di segmen SUV masih berada di atas Rp 400 juta. 

BACA JUGA:Jaecoo J5 E Electric Vehicle Kompak Ala Range Rover, Interior Modern Fitur ADAS Melimpah

BACA JUGA:Jaecoo J5 EV Resmi Meluncur di Indonesia, Tenaga 210 PS dengan Kandungan Lokal 40 Persen

Karena itu, kehadiran J5 EV langsung mengisi celah pasar yang selama ini kosong, yaitu mobil listrik bergaya SUV dengan harga setara mobil bensin kelas menengah.

Turunnya harga ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan pernyataan resmi Kementerian Perindustrian yang dikutip berbagai media nasional, Jaecoo J5 EV sudah dirakit secara lokal di fasilitas Bekasi dengan tingkat komponen dalam negeri sekitar 40 persen. 

Produksi lokal inilah yang membuat harga jual bisa ditekan, sekaligus memenuhi syarat insentif kendaraan listrik dari pemerintah.

Buat yang tertarik membeli tapi belum siap bayar tunai, skema kredit jadi opsi paling realistis. Umumnya dealer dan lembaga pembiayaan menetapkan uang muka minimal 20 persen dari harga mobil.

BACA JUGA:Jaecoo J5 EV yang Lagi Ngetren di Kalangan Mobilmania RI: Ini Simulasi Cicilan Kreditnya Terbarunya

BACA JUGA:Akhirnya Suzuki Punya Mobil Listrik di 2026, Ini Bedanya e-Vitara dengan Grand Vitara dan Urban Cruiser

Untuk varian Standard dengan harga sekitar Rp 250 juta, DP 20 persen berada di angka kurang lebih Rp 50 juta. Sisa pembiayaan sekitar Rp 200 juta kemudian dibagi sesuai tenor.

Jika memilih tenor 3 tahun, cicilan per bulan berada di kisaran Rp 5,7 juta sampai Rp 6 jutaan tergantung bunga dan biaya administrasi. Untuk tenor 4 tahun, cicilan turun ke kisaran Rp 4,4 juta sampai Rp 4,7 juta per bulan. Sementara tenor 5 tahun membuat angsuran lebih ringan, yaitu sekitar Rp 3,8 juta sampai Rp 4 jutaan per bulan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait