BACA JUGA:Tegas, Ini Sanksi Komdis PSSI Terhadap Sriwijaya FC dan Klub Lainnya
Sanksi yang dijatuhkan kali ini menunjukkan variasi bentuk pelanggaran, mulai dari tindakan tidak sportif, perusakan fasilitas, kelalaian administratif, hingga ulah suporter.
Semua keputusan diambil berdasarkan laporan pengawas pertandingan, perangkat wasit, serta bukti pendukung lainnya.
Dengan dijatuhkannya enam sanksi ini, Komdis PSSI menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran yang merugikan jalannya kompetisi.
Baik individu maupun klub, semuanya memiliki tanggung jawab besar menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Kompetisi BRI Super League 2025/2026 masih panjang, dan federasi mengingatkan agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
PSSI mengimbau seluruh pihak dapat menjadikan keputusan ini sebagai momentum memperbaiki manajemen pertandingan, perilaku tim, dan sikap suporter di lapangan.