PALEMBANG, SUMEKS.CO - Didiuga dipicu permasalahan keluarga, seorang wanita yang tengah mengandung lima (5) bulan ini nekat hendak mengakhiri hidupnya dengan caara terjun dari atas Jembatan Musi VI Palembang, Minggu 24 Agustus 2025, malam kemarin.
Beruntung, pihak kepolisian Polsek IB I Palembang bersama anggota Bhayangkari bergerak cepat usai menerima laporan warga, terkait adanya peristiwa percobaan bunuh diri.
Dipimpin langsung Kapolsek IB II Palembang Kompol Fauzi Saleh bersama istri dan anggotanya gagalkan percobaan bunuh diri oleh seorang wanita hamil 5 bulan di atas Jembatan Musi VI, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan IB II Palembang sekira pukul 21.00 WIB dengan cara melompat.
"Benar, dimana wanita ini diketahui bernama Anita (27) melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melompat dari Jembatan MusiVI, alhamdulillah bisa digagalkan," ujar Kapolsek IB II Palembang, Kompol Fauzi Saleh, Senin 25 Agustus 2025.
Dijelaskan, dengan kesigapannya bersama anggota dan masyarakat hal itu bisa dilakukan pencegahan hingga membawa wanita yang diketahui warga Jalan A. Yani, Kecamatan SU II Palembang ke RS Dr. AK. Gani Palembang.
"Kita memberikan imbauan dan bujukan, apalagi kondisi wanita ini dalam kondisi demam, sehingga langsung dibawa ke RS Dr. AK. Gani Palembang," bebernya.
Kompol Fauzi menerangkan, bahwa peristiwa itu diketahui dan bisa digagalkan berkat adanya informasi dari masyarakat, sehingga pihaknya bergerak langsung dan berhasil menggagalkan aksi tersebut.
"Untuk motif wanita ini nekat melakukan aksi tersebut, lantaran adanya permasalahan keluarga, dimana kurangnya komunikasi antara wanita ini dengan suaminya," katanya.
BACA JUGA:Bikin Geger, Seorang Pria di Gandus Palembang Bunuh Diri dengan Cara Gorok Leher Sendiri
Dimana informasi yang didapatkan bahwa suaminya ini sering ke tempat mantan istrinya, sehingga adanya kecemburuan dengan wanita ini yang baru menikah 6 bulan.
Anita ini, katanya merupakan istri ke-4, dimana suaminya ini telah menikah 3 kali dan semuanya telah bercerai. Setelah mendapatkan perawatan hingga dilakukan pemanggilan terhadap suaminya.
"Kita mengimbau kepada masyarakat kalau ada permasalahan keluarga harus diselesaikan dengan hal yang benar, tidak melakukan aksi bunuh diri," ungkapnya.