Jalan Hauling PT Titan Infra Sejahtera: Solusi Cerdas Atasi Kemacetan Lalu Lintas Batubara di Sumatera Selatan

Kamis 27-02-2025,17:48 WIB
Reporter : Rahmat
Editor : Rahmat

SUMEKS.CO - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan salah satu wilayah penghasil batubara terbesar di Pulau Sumatera dan bahkan Indonesia.

Dengan cadangan batubara yang mencapai 9,3 miliar ton, atau sekitar 25% dari total cadangan batubara nasional, Sumatera Selatan memainkan peran penting dalam industri pertambangan energi di tanah air.

Namun, keberadaan cadangan batubara yang melimpah ini juga membawa tantangan besar, terutama terkait dengan infrastruktur angkutan batubara yang masih terbatas.

Masalah utama yang dihadapi adalah tingginya volume angkutan batubara yang menggunakan jalan umum. Padahal, berdasarkan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penggunaan jalan umum untuk angkutan komoditas seperti batubara sebenarnya sudah dilarang.

BACA JUGA:Percepatan Pembangunan Flyover di Muara Enim, KAI Kolaborasi dengan Kejati Sumsel dan Pemerintah Daerah

BACA JUGA:Wagub Sumsel Cik Ujang Sudah Bergabung Bersama Gubernur Herman Deru Ikuti Retreat Kepala Daerah di Akmil Magel

Namun, keterbatasan infrastruktur logistik di Sumatera Selatan menyebabkan angkutan batubara melalui jalan-jalan nasional dan provinsi tetap berlangsung.

Hal ini menyebabkan gangguan terhadap kelancaran lalu lintas umum dan memperburuk kondisi jalan raya, yang pada gilirannya memengaruhi keselamatan berlalu lintas.

Berdasarkan target yang ditetapkan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Selatan, produksi batubara pada tahun ini diperkirakan mencapai 131 juta ton.


Jalur hauling PT Titan Infra Sejahtera, solusi efisien untuk mengurangi kemacetan akibat angkutan batubara di Sumatera Selatan, memastikan kelancaran transportasi dan keamanan jalan raya.--

Dengan jumlah produksi yang sangat besar tersebut, tentu saja diperlukan sistem angkutan yang lebih efisien dan terstruktur agar tidak mengganggu aktivitas transportasi lainnya, sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap jalan-jalan umum yang ada.

BACA JUGA:Masukkan Pria Dalam Rumah Digerebek Warga Ngaku Keluarga, Tahanan di Palembang Laporkan Istrinya ke Polisi

BACA JUGA:BKPSDM Nonaktifkan Sementara 4 ASN yang Ditetapkan Tersangka Kasus Dispora OKI

Menanggapi permasalahan tersebut, PT Titan Infra Sejahtera (TIS), melalui anak usahanya PT Servo Lintas Raya, hadir dengan solusi konkret untuk menangani angkutan batubara di Sumatera Selatan.

Sejak 15 tahun lalu, PT Servo Lintas Raya mengelola jalur angkutan batubara sepanjang 118 kilometer yang menghubungkan Muara Enim dengan Pelabuhan Batubara PT Swarnadwipa Dermaga Jaya, yang terletak di Sungai Musi. Jalur hauling ini melintasi tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Lahat, Muara Enim, dan PALI.

Kategori :