Banjir Ucapan Duka, Begini Wasiat Terakhir H Djuliar Rasyid, Pendiri SIT Alfurqon Palembang

Kamis 27-02-2025,10:53 WIB
Reporter : Edy Handoko MH
Editor : Rakhmat MH

Banjir Ucapan Duka, Ini Wasiat Terakhir H Djuliar Rasyid, Pendiri SIT Alfurqon Palembang

Palembang, Sumeks.co – Dunia pendidikan Alfurqon Palembang berduka, atas kepergian almarhum H Djuliar Rasyid bin Rasyid Bagindo Kali, pendiri Yayasan Sekolah Islam Terpadu (SIT) Alfurqon dan Rumah Sakit Islam Arrasyid Palembang. 

Usapana duka cita, belasungkawa Innalillahi wainna Ilaihi Rojiuun menghiasi halaman sekolah dan rumah duka di R Sukamto Palembang.

Ucapan itu mengalir dari berbagai kalangan mulai politiis, pengusaha, pejabat dan walimurid.

Ratusan peziarah tampak bersedih, saat jenazah alarhum di shalatkan di Aula Darul Jannah kompleks SIT Alfurqon, Jalan R. Sukamto, Palembang.

Usai disholatkan, almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga, Palembang. 

BACA JUGA:Innalillahi, H Djuliar Rasyid Pendiri SIT Alfurqon Palembang Meninggal Dunia

BACA JUGA:Keluarga Besar Alfurqon Palembang Berduka, Hj Desmawati Djuliar Rasyid akan Dimakamkan di TPU Bukit Siguntang


Banjir ucapan dukacita atas meninggalnya H Djuliar Rasyid pendiri SIT Alfurqon Palembang. Foto: ustad sumeks.co--

Menurut Ustadz H Khairil Abdillah SE, mewakili keluarga dan Yayasan SIT Alfurqon, almarhum meninggal dunia pada pukul 15.10 WIB di Rumah Sakit Islam Siti Fatimah, Rabu 26 Februari 2025.. 

Semasa hidup beliau dikenal sebagai sosok yang dibanggakan dan dicintai, serta merupakan pendiri dan dewan pembina SIT Alfurqon, juga pendiri Rumah Sakit Islam, RSI Arrasyid Palembang.

"Almarhum adalah sosok yang mengayomi. Kita doakan semoga beliau dilapangkan kuburnya, diterima segala amal ibadahnya, dan mohon dimaafkan segala kesalahannya," ujar Ustadz Khairil Abdillah.

Beliau juga menyampaikan bahwa almarhum meninggalkan wasiat dan amanah kepada keluarga besar SIT Alfurqon untuk terus mengelola lembaga pendidikan tersebut dengan baik. 

Saat memberikan sambutan, Ustadz Khairil Abdillah, berhenti sejenak seperti tak kuasa dan larut dalam duka.

Selain itu, Ustadz Khairil Abdillah, mewakili keluarga mengundang jamaah untuk menghadiri takziah yang akan dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut setelah salat Asar. 

Kategori :