Beberapa petugas catering juga dibawa ke Polres Empat Lawang untuk dimintai keterangan.
"Kami masih melakukan pemeriksaan dan belum bisa memberikan statement mengenai kejadian ini karena petugas masih bekerja di lapangan," terang Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, Iptu Adam Rahman.
Pantauan di Puskesmas Tebing Tinggi, terlihat siswa sedang dirawat di ruang UGD.
Petugas melarang awak media mengambil gambar dan menanyakan perihal kejadian tersebut.
Kepala Sekolah SDN 7 Tebing Tinggi, Wisnatul saat ditemui di Puskesmas, juga belum bisa berkomentar mengenai kejadian ini.
Masyarakat dan para orang tua berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas guna menjamin keamanan dan kualitas makanan dalam program MBG.
BACA JUGA:Target 17 Juta Penerima, Program Makan Bergizi Gratis Telan Anggaran Rp71 Triliun, Pakai Dana APBN?
BACA JUGA:Siswa Sambut Gembira Makan Bergizi Gratis di SDN Sunggutan Air Besar Pangkalan Lampam OKI
Di media sosial, para orang tua khawatir dan cemas terhadap anak-anak mereka yang sudah menyantap masakan tersebut.
"Laju takut anak kami makan gratis. Semoga anak kami yang makan tadi tidak apa-apa," tulis salah satu netizen di Fb.
Masyarakat mengharapkan kejadian ini menjadi evaluasi bagi pihak penyelenggara agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang dan program MBG di Kabupaten Empat Lawang berjalan dengan baik. (eno)