Dalam hal ini, dzikir istighfar dicukupkan sebanyak 3 kali saja setelah melaksanakan shalat.
2. Membaca Dzikir Pertama
Hadits dari Tsauban Radhiyallahu anhu, dia berkata, “Jika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai shalat, beliau beristighfar tiga kali dan mengucap :
“Allahumma antassalam waminkassalam tabarakta ya dzaljalali wal ikram"
“Ya Allah, Engkaulah Pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan. Mahasuci Engkau, wahai Pemilik keagungan dan kemuliaan.” HR. Muslim.
Dzikir ini menjadi perintah Allah dalam QS. Hud : 3 yang artinya,
"Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu kemudian bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kesenangan yang baik kepadamu (di dunia) sampai waktu yang telah ditentukan (kematian) dan memberikan pahala-Nya (di akhirat) kepada setiap orang yang beramal saleh. Jika kamu berpaling, sesungguhnya aku takut kamu (akan) ditimpa azab pada hari yang besar (kiamat)."
3. Membaca Dzikir Kedua
Kalimat “Lailahaillallah wahdahula syarikalah lahul mulku walahul hamdu yuhyi wayumitu wahuwa ala kulli syai-in qadir” dianjurkan untuk dibaca selesai shalat.
Dzikir ini memiliki makna, “Tidak ada Tuhan selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Siapa saja yang membaca subhanallah pada setiap selesai sholat 33x, alhamdulillah selesai sholat 33x, Allahu Akbar setelah selesai sholat 33x serta mengagungkan Allah dengan membaca la ilaha illallah sebanyak 33x, kemudian ia membaca pada yang keseratus kalinya lailahaillallah wahdahula syarikalah lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa’ala kulli syai’in qadir, kesalahan-kesalahannya diampunkan walaupun sebanyak buih lautan.” HR. Bukhari.
4. Tasbih, Tahmid, Takbir 33x