Jangan Kaget Tarif Tol Medan-Binjai Segera Dinaikkan, Begini Alasannya Penyesuaian Tarif

Jumat 05-05-2023,20:58 WIB
Editor : Rahmat

Jangan Kaget Tarif Tol Medan-Binjai Segera Dinaikkan, Begini Alasannya Penyesuaian Tarif 

MEDAN- SUMEKS.CO- Dalam waktu dekat ini, Badan Usaha Pengelola Jalan Tol PT Hutama Karya (Persero) akan melakukan penyesuaian tarif di Jalan Tol Medan–Binjai (Mebi)

Menurut Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro  penyesuaian tarif yang dilakukan telah sesuai dengan UU Jalan No. 2 tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan Pada Pasal 48 ayat 3 yang menyebutkan, bahwa penyesuaian tarif jalan tol dapat dilakukan setiap 2 (dua) tahun sekali.

Ini berdasarkan pengaruh laju inflasi dan evaluasi terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol. 

Diketahui sejak dioperasikan pada Oktober tahun 2017, jalan tol Mebi belum pernah dilakukan penyesuaian tarif, dimana seharusnya sudah dilakukan pada tahun 2019 dan 2021 yang lalu.

BACA JUGA:Arus Mudik-Balik 2023 Jalan Tol Trans Sumatera Lancar, Dilewati 3 Juta Kendaraan Ada Peningkatan Trafik Segini

Kenaikan tarif tol sebenarnya sudah akan dilakukan tahun lalu. Namun Pandemi Covid-19 dan adanya kenaikan harga BBM pada Oktober 2022 hingga 30%, membuat Hutama Karya melakukan penundaan penyesuaian tarif tol MeBi. ''Ya  agar tidak memberatkan masyarakat,'' jelas Kuncoro. 


Sosialisasi kenaikan tarif di tol Mebi (Meda- Binjai)--

Dengan pertimbangan saat ini perekonomian telah pulih kembali, dimana inflasi di April 2023 ini lebih rendah dari Oktober tahun lalu (data dari website Bank Indonesia pada Oktober 2022 inflasi mencapai 5.71%.

Sedangkan pada April 2023 ini mengalami penurunan menjadi 4.33%, sehingga ini saat yang tepat untuk dilakukan penyesuaian tarif.

Penyesuaian tarif pada ruas tol tersebut telah diikuti dengan pemenuhan dan peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan terus melakukan pemeliharaan dan peningkatan pada layanan transaksi.

Pelayanan operasional saat ini Tol Mebi telah dilengkapi oleh 26 gardu transaksi yang tersebar di 4 (empat) Gerbang Tol (GT) yakni GT Binjai, GT Semayang, GT Helvetia dan GT Marelan.

BACA JUGA:Begini Progres Terbaru Ruas Tol Kapal Betung Tahap 2 yang akan Diresmikan Presiden Jokowi

Ada juga 10 armada siaga yang terdiri dari ambulans, mobil rescue, mobil derek, layanan jalan tol dan Patroli Jalan Raya (PJR), 55 CCTV dengan dua arah mata kamera yang dimonitoring selama 24 jam di control room, 5 (lima) Variable Message Sign (VMS) serta melakukan pemeliharaan jalan tol dan beautifikasi secara rutin.

“Penyesuaian tarif ini juga akan berdampak pada keberlanjutan jalan tol, dengan meningkatkan level of trust investor terhadap jalan tol yang dikelola dan menciptakan iklim investasi jalan tol yang kondusif,” tutup Koentjoro.

Kategori :