Jangan Terkecoh Saat Test Ride! Ini Tanda Kerusakan ECU KTM Duke Seken yang Sering Tidak Disadari
Jangan Terkecoh Saat Test Ride! Ini Tanda Kerusakan ECU KTM Duke Seken yang Sering Tidak Disadari--
SUMEKS.CO - Tanda kerusakan elektronik atau ECU pada KTM Duke seken sering kali tidak terasa saat test drive singkat, padahal komponen ini menjadi pusat kendali sistem injeksi dan pengapian yang biayanya tidak murah.
Mengapa hal ini penting? Karena kerusakan ECU dapat memicu masalah performa, error sensor berulang, hingga motor mogok mendadak, dan penggantian unit baru bisa menelan biaya jutaan rupiah.
Model seperti KTM 390 Duke dan KTM 250 Duke mengandalkan sistem injeksi berbasis ECU untuk mengatur suplai bahan bakar, waktu pengapian, serta membaca berbagai sensor seperti throttle position sensor, crankshaft position sensor, dan sensor suhu mesin.
Sistem ini membuat performa responsif, namun juga menambah kompleksitas elektronik dibanding motor karburator konvensional.
Salah satu tanda awal kerusakan ECU adalah munculnya lampu indikator check engine yang menyala terus di panel instrumen.
Pada beberapa kasus, lampu bisa mati setelah mesin dihidupkan ulang, sehingga terlihat seolah normal saat test ride singkat. Padahal kondisi tersebut bisa menandakan adanya fault code tersimpan dalam memori sistem.
Gejala lain yang sering luput adalah mesin terasa pincang pada putaran tertentu. Saat akselerasi ringan mungkin tidak terasa, namun pada putaran menengah ke atas muncul jeda tenaga atau brebet singkat.
Gangguan ini bisa berasal dari pembacaan sensor yang tidak akurat akibat masalah pada ECU atau jalur kelistrikan terkait.
BACA JUGA:3 Unit Sepeda Motor Ikut Hangus Kebakaran Rumah Warga Desa Serigeni Lama Kayuagung
BACA JUGA:BYD Scorpio X1: Motor Listrik Punya Fast Charging, Akselerasi Setara 150cc
Idle tidak stabil juga patut dicurigai. Putaran mesin yang naik turun tanpa disentuh throttle bisa mengindikasikan masalah pada sistem injeksi elektronik.
Walaupun penyebabnya bisa dari throttle body kotor, pada unit tertentu kerusakan modul kontrol dapat memicu pembacaan campuran udara bahan bakar yang tidak presisi.
KTM Duke dikenal memiliki sistem kelistrikan yang cukup sensitif terhadap tegangan aki. Aki lemah atau regulator tidak stabil dapat memicu error pada ECU.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






