Banner Pemprov
Pemkot Baru

Lampu Check Engine Menyala Setelah Terjang Banjir Ini Biang Kerok Sensor O2 Motor Injeksi yang Sering Error

Lampu Check Engine Menyala Setelah Terjang Banjir Ini Biang Kerok Sensor O2 Motor Injeksi yang Sering Error

Lampu Check Engine Menyala Setelah Terjang Banjir Ini Biang Kerok Sensor O2 Motor Injeksi yang Sering Error di 2026--

SUMEKS.CO - Sensor O2 pada motor injeksi sering mengalami error setelah menerjang genangan banjir karena komponen ini berperan penting dalam membaca kadar oksigen pada gas buang untuk mengatur campuran bahan bakar dan udara. 

Ketika air masuk ke sistem knalpot atau soket kelistrikan, pembacaan sensor menjadi tidak akurat sehingga memicu lampu check engine menyala. Kondisi ini tidak hanya mengganggu performa mesin tetapi juga berpotensi meningkatkan konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang.

Sensor O2 atau oxygen sensor bekerja dengan mendeteksi kandungan oksigen pada gas sisa pembakaran. Berdasarkan penjelasan teknis dari Bosch, sensor ini mengirimkan sinyal ke ECU untuk menyesuaikan rasio udara dan bahan bakar agar pembakaran tetap efisien. 

Ketika sensor terganggu oleh air atau kotoran, sinyal yang dikirim menjadi tidak stabil sehingga ECU mengaktifkan mode darurat untuk melindungi mesin.

BACA JUGA:QJMOTOR Indonesia Rilis Produk Baru di IIMS 2026: Motor Adventure Ringan dengan Harga Spesial

BACA JUGA:Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid Menawarkan Kenyamanan dan Fleksibilitas: Cocok Digunakan Sebagai Motor Harian

Genangan banjir berpotensi menyebabkan air masuk melalui ujung knalpot saat mesin mati atau saat tekanan gas buang melemah. Air yang mencapai ruang sensor dapat menimbulkan korosi atau gangguan pembacaan. 

Selain itu, soket kabel sensor yang basah dapat menyebabkan hubungan arus pendek sementara. Kondisi ini sering terjadi pada motor yang diparkir di area banjir atau dipaksa melewati genangan tinggi.

Gejala sensor O2 bermasalah biasanya ditandai dengan lampu indikator mesin menyala, tarikan mesin terasa berat, dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. 

Berdasarkan panduan perawatan sepeda motor dari Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, indikator check engine merupakan sinyal adanya gangguan pada sistem injeksi yang harus segera diperiksa untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

BACA JUGA:Jangan Bayar Dulu! Cara Cek Kesehatan Baterai Motor Listrik Bekas Biar Tidak Rugi Besar di 2026

BACA JUGA:Rem Cakram Depan Motor Berdecit Saat Pengereman Pelan? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya di 2026

Kelembapan yang terperangkap dalam soket sensor dapat memicu oksidasi pada konektor logam. Oksidasi ini menghambat aliran listrik dan menyebabkan sinyal sensor tidak stabil. 

Pembersihan konektor menggunakan cairan khusus kelistrikan sering menjadi solusi awal sebelum memutuskan penggantian komponen. Langkah ini harus dilakukan dengan hati hati untuk menghindari kerusakan tambahan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: