Utak-Atik Fitur DMS pada Mobil Modern, Benarkah Bisa Berhenti Otomatis Saat Pengemudi Mengantuk?
Utak-Atik Fitur DMS pada Mobil Modern, Benarkah Bisa Berhenti Otomatis Saat Pengemudi Mengantuk--Doc sumeks.co
SUMEKS.CO,- Industri otomotif global, diprediksi bakal terus melangkah cepat menuju era keselamatan berbasis teknologi canggih.
Memasuki tahun 2026 ini, semakin banyak pabrikan mobil yang menyematkan fitur Driver Monitoring System (DMS) pada kendaraan terbaru mereka.
Sistem ini digadang-gadang mampu mendeteksi pengemudi yang mengantuk hingga berpotensi menghentikan mobil secara otomatis.
Namun, benarkah teknologi tersebut benar-benar bisa membuat mobil berhenti sendiri saat sopir tertidur?
BACA JUGA:Rely R08 Limited Edition Debut di UAE, Pikap Hybrid Fitur Modern dan Desain Kokoh
Dirangkum dari berbagai sumber Rabu 25 Februari 2026, Driver Monitoring System atau DMS merupakan teknologi keselamatan aktif yang dirancang untuk memantau kondisi pengemudi secara real-time.
Sistem ini bekerja, dengan menggunakan kamera inframerah dan sensor pintar yang terpasang di area dashboard atau pilar kemudi.

Fitur DMS yang disematkan pada mobil tahun muda bisa mengurangi risiko kecelakaan saat pengemudi sedang mengantuk--Fadli
Kamera tersebut memantau gerakan mata, arah pandangan, frekuensi kedipan, posisi kepala, hingga ekspresi wajah pengemudi.
Ketika sistem mendeteksi tanda-tanda kelelahan seperti mata yang terlalu lama terpejam, kepala yang tertunduk, atau fokus pandangan yang tidak mengarah ke jalan, DMS akan memberikan peringatan dini.
Peringatan ini bisa berupa suara alarm, notifikasi visual di panel instrumen, atau getaran pada setir kemudi.
Tujuannya jelas, mengembalikan perhatian pengemudi sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
BACA JUGA:Skutik TVS Callisto 125 Terbaru 2026 Miliki Warna Baru, Tawarkan Gaya Stylish dan Fitur Modern
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
