Baru 1.000 Km Sudah Jedug Ini Cara Mengatasi Sokbreker Belakang Motor Matik yang Terasa Keras
Baru 1.000 Km Sudah Jedug Ini Cara Mengatasi Sokbreker Belakang Motor Matik yang Terasa Keras--
SUMEKS.CO - Sokbreker belakang motor matik yang terasa keras dan menimbulkan bunyi jedug setelah 1.000 km pemakaian sering menjadi keluhan pengendara, terutama pada unit baru.
Kondisi ini biasanya berkaitan dengan karakter suspensi pabrikan yang cenderung kaku, setelan preload yang tidak sesuai, atau kualitas jalan yang memengaruhi performa peredam kejut. Memahami penyebab dan solusi yang tepat dapat meningkatkan kenyamanan berkendara tanpa harus langsung mengganti komponen.
Pada motor matik baru, suspensi belakang umumnya dirancang lebih keras untuk menjaga stabilitas saat membawa beban.
Berdasarkan panduan teknis dari Astra Honda Motor, setelan suspensi standar dibuat untuk menyesuaikan berbagai kondisi penggunaan, termasuk berboncengan dan membawa barang. Karakter ini dapat terasa kurang nyaman bagi pengendara yang lebih sering berkendara sendiri di jalan perkotaan.
BACA JUGA:Tanpa Ribet Boks Tambahan, Ini Daftar Motor Matic Mempunyai Bagasi Luas Muat Tas Laptop dan Skincare
BACA JUGA:Bukan Soal Berani, Ini Tips Memilih Motor Matic 160cc agar Tetap Stabil Saat Disalip Bus Besar
Setelan preload per menjadi faktor utama yang memengaruhi kekerasan sokbreker. Preload yang terlalu tinggi membuat per sulit terkompresi sehingga setiap benturan terasa lebih keras. Penyesuaian preload dapat dilakukan dengan memutar cincin pengatur pada sokbreker ke posisi lebih rendah.
Berdasarkan panduan perawatan sepeda motor dari produsen otomotif, penyetelan ini bertujuan menyesuaikan bobot pengendara dan meningkatkan kenyamanan tanpa mengorbankan stabilitas.
Tekanan angin ban juga berpengaruh terhadap kenyamanan suspensi. Ban dengan tekanan terlalu tinggi mengurangi daya serap terhadap permukaan jalan, sehingga benturan terasa langsung ke rangka kendaraan.
Berdasarkan rekomendasi keselamatan berkendara dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, tekanan ban harus disesuaikan dengan standar pabrikan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan. Penyesuaian tekanan ban sering menjadi solusi sederhana namun efektif.
BACA JUGA:Honda BeAT, Honda Genio dan Yamaha Fazzio,Rekomendasi Motor Matic 2026 untuk Cewe Tinggi 150
BACA JUGA:Daftar Motor Matic Bagasi Besar 2026 yang Muat Tas dan Skincare Tanpa Perlu Box Tambahan
Kondisi jalan yang dilalui selama masa awal pemakaian turut memengaruhi performa suspensi. Jalan berlubang, polisi tidur tinggi, dan permukaan tidak rata dapat mempercepat keausan komponen suspensi.
Berdasarkan laporan keselamatan transportasi jalan, kerusakan infrastruktur jalan menjadi salah satu penyebab utama penurunan kenyamanan kendaraan roda dua. Penggunaan motor secara hati hati pada masa awal pemakaian membantu menjaga performa suspensi tetap optimal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

