Banner Pemprov
Pemkot Baru

Wabup Ogan Ilir Pimpin Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan, Bahas Program Konkret

Wabup Ogan Ilir Pimpin Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan, Bahas Program Konkret

Wabup Ogan Ilir, H Ardani, memimpin Rakor TKPK Kabupaten Ogan Ilir tahun 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ogan Ilir KPT Tanjung Senai Indralaya, Jumat, 13 Februari 2026.--

OGAN ILIR, SUMEKS.CO - Wakil Bupati Ogan Ilir, H Ardani, memimpin rapat koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Kabupaten Ogan Ilir.

Rapat koordinasi TKPK Kabupaten Ogan Ilir tersebut, dipusatkan di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ogan Ilir KPT Tanjung Senai Indralaya, Jumat, 13 Februari 2026.

Dalam rapat ini, membahas program-program konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin, seperti, peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

"Sinergi antar lembaga sangat dibutuhkan untuk mencapai target penurunan angka kemiskinan," katanya. 

BACA JUGA:Wabup Ogan Ilir Tinjau dan Salurkan Bantuan Korban Banjir di Desa Kayu Ara Rambang Kuang

BACA JUGA:Wabup Ogan Ilir Hadiri Rakor Sinergi Program Pengentasan Kemiskinan Bersama Gubernur Sumsel

Wabup berharap, melalui rapat koordinasi ini dapat mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ogan Ilir, Yusriani Emiyati mengatakan, saat ini angka kemiskinan di Kabupaten Ogan Ilir masih di level 11,69 persen.

"Angka ini turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 12,3 persen," sebutnya. 

Dari hasil rapat, TKPK Kabupaten Ogan Ilir berkomitmen memperkuat langkah strategis di tahun 2026 ini. 

BACA JUGA:Wabup Ogan Ilir Buka MTQ XXXI Tahun 2026, Jadi Ajang Syiar Islam di Kalangan Generasi Muda

BACA JUGA:Resmikan Dapur MBG Desa Tanjung Baru Petai 2, Wabup Ogan Ilir Minta Perhatikan Standar Gizi dan Higienitas

Adapun hasilnya, antara lain, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Corporate Social Responsibility (CSR) harus bersinergi dalam mengatasi keterbatasan anggaran.

"Dengan kolaborasi sektor swasta lewat CSR, untuk program konkret termasuk Gerakan Pangan Murah 2026," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait