Banner Pemprov

Pemkab Ogan Ilir Hadirkan Pasar Murah di Sejumlah Titik, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Jelang Lebaran

Pemkab Ogan Ilir Hadirkan Pasar Murah di Sejumlah Titik, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Jelang Lebaran

Wabup Ogan Ilir, H Ardani, membuka pasar murah yang diselenggarakan di sejumlah titik dalam wilayah Kabupaten Ogan Ilir. --

OGAN ILIR, SUMEKS.CO - Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, menghadirkan pasar murah di sejumlah titik dalam wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

Wakil Bupati Ogan Ilir, H Ardani S.H, M.H, menghadiri langsung pembukaan pasar murah yang dipusatkan Kecamatan Sungai Pinang dan Kandis.

Pelaksanaan pasar murah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 Hijriah itu, berlangsung pada Selasa, 3 Maret2026.

Wabup Ogan Ilir menyampaikan, pelaksanaan pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Pemkab Ogan Ilir dalam membantu masyarakat.

BACA JUGA:Wabup Ogan Ilir Bersama Anggota DPR RI AW Noviadi, Safari Perdana Ramadan 1447 Hijriah di Desa Jagaraja

BACA JUGA:Jelang Berangkat ke Tanah Suci, Pemkab Ogan Ilir Matangkan Persiapan Jamaah Lewat Manasik Haji Terintegrasi

"Terutama masyarakat yang memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri," ujarnya. 

Menurutnya, menjelang hari besar keagamaan, biasanya terjadi peningkatan harga sejumlah bahan pokok.

Sehingga, kehadiran pasar murah diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya bagi keluarga berpenghasilan rendah.

"Kegiatan ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah daerah agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan penuh kebahagiaan," harapnya. 

BACA JUGA:Gerbong Bergerak, Wabup Rotasi 135 Pejabat di Lingkungan Pemkab Ogan Ilir,

BACA JUGA:50 Pejabat Fungsional Pemkab Ogan Ilir Ikut Uji Kompetensi ASN, Pj Sekda: Siapkan Pemimpin Berintegritas

Adapun bahan kebutuhan pokok yang disediakan dalam pasar murah tersebut, antara lain, beras, susu kental manis, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan bahan pangan strategis lainnya.

"Total harganya Rp 124.000 per paket, namun kita subsidi menjadi Rp 89.000 saja," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait