Bupati Banyuasin Askolani Akui Tuai Protes, Terkait Banyaknya Jabatan Strategis Kosong
Banyak kekosongan jabatan di Pemkab, Bupati Banyuasin akui terima banyak protes.-foto:doksumeksco-
BANYUASIN, SUMEKS.CO - Bupati Banyuasin Askolani mengaku mendapatkan protes terhadap lambannya pengisian jabatan eselon II, III dan IV dilingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Hal ini diungkapkan Bupati Banyuasin Askolani ketika memberikan sambutan pembukaan Sosialisasi Penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin di Auditorium Pemkab Banyuasin, Selasa 10 Februari 2026.
"Sudah ada yang protes terkait lambannya pengisian pejabat di eselon II, III dan IV," kata Askolani Bupati Banyuasin dua periode itu.
Tapi bagi Askolani protes itu tidak begitu dihiraukan dirinya, karena ia ingin mendapatkan pejabat yang mengisi posisi merupakan yang terbaik dan berkualitas.
BACA JUGA:Askolani Optimis, Sabet Peringkat No 1 Daerah Penghasil Beras Di Indonesia
BACA JUGA:Bupati Askolani Panen Cabai 4 Ton, Memperluas Kejayaan Pangan di Kabupaten Banyuasin
"Tidak jadi masalah, lamban asal dapatkan yang terbaik,''bebernya.
Tentunya kata Askolani dalam menaikkan jabatan seorang itu harus berhati hati dan teliti, sehingga mendapatkan orang yang cocok dan pas di posisi itu.
"Lamban tapi dapat yang tepat dan sesuai kebutuhan Kabupaten Banyuasin,"terangnya.
Diakuinya cukup banyak pejabat eselon II, III dan IV saat ini diisi oleh pelaksana tugas (PLT) di lingkungan Pemkab Banyuasin.
BACA JUGA:Bupati Askolani Larang Keras Semua Pungutan di Lingkungan Dinas Pendidikan Banyuasin
BACA JUGA:Bupati Banyuasin Askolani Hadiri Rakor KPK RI untuk Perkuat Upaya Pencegahan Korupsi
Askolani menambahkan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh perangkat daerah terkait penerapan Manajemen Talenta ASN.
Manajemen talenta adalah bagian dari upaya pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:










