Banner Pemprov

Waspada Lonjakan Kasus Flu Singapura di Indonesia, Kenali Gejala pada Balita dan Cara Mencegah Penularannya

Waspada Lonjakan Kasus Flu Singapura di Indonesia, Kenali Gejala pada Balita dan Cara Mencegah Penularannya

Waspada Lonjakan Kasus Flu Singapura di Indonesia, Kenali Gejala Awal pada Balita dan Cara Mencegah Penularannya--Doc sumeks.co

SUMEKS.CO,- Kasus penyakit yang dikenal masyarakat sebagai flu Singapura, kembali menjadi perhatian di Indonesia. Penyakit ini dilaporkan mengalami peningkatan, terutama menyerang balita dan anak usia dini.

Meski disebut “flu”, flu Singapura bukan influenza biasa, melainkan penyakit Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) yang disebabkan oleh virus enterovirus dan sangat mudah menular di lingkungan anak-anak.

Flu Singapura kerap muncul di negara tropis seperti Indonesia, terutama pada musim pancaroba. 

Penularannya cepat, khususnya di tempat penitipan anak, taman kanak-kanak, hingga lingkungan rumah yang memiliki lebih dari satu anak.

BACA JUGA:Siap Pertahankan Status UHC, Komitmen Dinkes Muara Enim Perkuat Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat

BACA JUGA:Kumpulan Doa Memohon Kesehatan Keluarga agar Kuat Menjalani Puasa Ramadhan 1447 Hijriah

Karena itu, orang tua diminta lebih waspada dan mengenali gejala awal flu Singapura pada balita agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Apa Itu Flu Singapura?

Seperti dirangkum dari berbagai sumber Selasa 10 Februari 2026 Flu Singapura atau HFMD merupakan penyakit infeksi virus yang umumnya menyerang anak di bawah usia lima tahun.


Gambar ilustrasi penularan Flu Singapura--Doc sumeks.co

Penyakit ini dinamai “flu Singapura” karena sempat merebak luas di Singapura, meski pada kenyataannya penyakit ini bisa terjadi di mana saja. 

HFMD, berbeda dengan flu musiman karena memiliki ciri khas luka di mulut serta ruam di tangan dan kaki.

Gejala Awal Flu Singapura pada Balita

Gejala flu Singapura, biasanya muncul dalam waktu 3–6 hari setelah anak terpapar virus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: