Banner Pemprov

Musim Penghujan Warga Desa di Kabupaten OKI Berburu Jamur Tumbuh di Kebun

Musim Penghujan Warga Desa di Kabupaten OKI Berburu Jamur Tumbuh di Kebun

Warga desa mencari jamur di kebun yang sering tumbuh di musim penghujan. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--

Musim Penghujan Warga Desa di Kabupaten OKI Berburu Jamur Tumbuh di Kebun 

KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Musim penghujan menjadi berkah bagi sejumlah warga yang di tinggal di desa Kecamatan Tanjung Lubuk dan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). 

Pasal banyak tumbuh jamur di sekitar kebun yang ada di desa Kuripan Kecamatan Teluk Gelam dan Desa Pulau Gemantung, Kecamatan Tanjung Lubuk. 

Tumbuhan tanaman jamur ini sehingga diburu warga Desa dan hasilnya dijual. Dimana tanaman jamur yang tumbuh sendiri ini sangat enak apabila telah diolah menjadi masakan. 

Dikatakan Nazifah yang merupakan warga Desa Penyandingan, Kecamatan Teluk Gelam, tumbuhnya jamur-jamur atau tihau sudah seminggu belakangan ini. 

BACA JUGA:Ratusan Warga Geruduk Kantor Desa Padang Bindu, Uang Koperasi Plasma Sawit Belum Cair, Ternyata Sebabnya Ini?

BACA JUGA:Sandang Status Tersangka Dugaan Pencabulan Mahasiswi KKN, Aparat Desa di Payaraman Ogan Ilir Akhirnya Ditahan

"Sudah seminggu belakangan ini warga mencari tihau di kebun duku. Tumbuh jamur ini di kebun duku. Kebun duku warga desa kami di Desa Kuripan rata-rata," jelas Nazifah, Senin 2 Februari 2026.

Nazifah menjelaskan, jadi setiap pagi warga Desa ramai-ramai ke kebun untuk mencari jamur atau tihau. Satu orang mencari tihau bisa mendapatkan 4-5 Kilogram. 

Lalu, untuk harga jualnya sendiri dibeli oleh warga Desa Penyandingan 1 Kilogram seharga Rp30-40 ribu. Jadi jelas menjadi pendapatan cuma-cuma. 

"Sebenarnya memang sudah biasa kalau masuk musim hujan selalu sering tumbuh jamur di bawah pohon duku. Di sekitar kebun itu cukup banyak sehingga tinggal dipetik dan dikumpulkan," ungkapnya. 

BACA JUGA:Posbankum Desa Muara Gula Baru Dibina Kanwil Kemenkum Sumsel, Warga Diberi Edukasi KUHP Baru

BACA JUGA:Pipa Gas Milik Pertamina Bocor, Jalur Desa Gunung Raja Empat Petulai Dangku Muara Enim

Lanjutnya, hasil dari jamur-jamur yang didapat dibawa pulang ke rumah dan warga sekitar di desa yang membelinya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait