Kakanwilkum Aceh Meurah Budiman Motivasi dan Serahkan Alat Baksos untuk Taruna Poltekpin
Kakanwil Kemenkum Aceh Dukung Pembelajaran Lapangan Taruna Poltekpin--
Kakanwil Meurah Budiman Motivasi dan Serahkan Alat Baksos untuk Taruna Poltekpin
Kota Langsa, sumeks.co- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh, Meurah Budiman, memberikan motivasi kepada taruna dan taruni Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) yang telah melaksanakan kegiatan bakti sosial di wilayah terdampak banjir di Aceh.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan alat bantu bakti sosial dalam apel pagi yang digelar di lingkungan Lapas Narkotika Langsa, Selasa 20 Januari 2025.
Apel berlangsung di halaman lapas dan diikuti seluruh taruna dan taruni Poltekpin yang terlibat langsung dalam kegiatan bakti sosial.
Penyerahan alat bantu tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas sosial yang sebelumnya telah dijalankan para taruna dan taruni, baik di dalam maupun di sekitar lingkungan lapas.
Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kegiatan kemanusiaan serta memperkuat peran sosial taruna Poltekpin di lapangan.
Sejumlah pimpinan Kanwil Kementerian Hukum Aceh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Divisi Pelayanan Hukum serta Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum. Kehadiran para pejabat ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pembelajaran lapangan bagi taruna dan taruni Poltekpin.
Dalam arahannya, Meurah Budiman menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif para taruna dan taruni dalam kegiatan bakti sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat terdampak bencana.
BACA JUGA:Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447, Kemenkum Babel Perkuat Spiritualitas Pegawai
BACA JUGA:Kemenkum Babel Dorong Bangka Barat Bentuk Perda Kekayaan Intelektual
Menurutnya, pengalaman lapangan merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan cara pandang calon aparatur pengayoman.
“Apa yang kalian jalani bukan sekadar kegiatan terjadwal, tetapi proses belajar memahami manusia dan situasi yang nyata. Dari situ, kepekaan dan tanggung jawab akan terbentuk,” ujar Meurah Budiman.
Ia juga mengingatkan agar para taruna dan taruni senantiasa menjaga sikap, etika, serta kedisiplinan selama menjalankan setiap aktivitas.
Kehadiran di tengah masyarakat, kata dia, menuntut keteladanan tidak hanya dalam tindakan, tetapi juga dalam tutur kata.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

