Banner Pemprov
Pemkot Baru

Motorola Razr Fold Mau Dijual, Alasannya Bukan Sekadar Ponsel Lipat Biasa

Motorola Razr Fold Mau Dijual, Alasannya Bukan Sekadar Ponsel Lipat Biasa

Motorola Razr Fold Mau Dijual, Alasannya Bukan Sekadar Ponsel Lipat Biasa--

SUMEKS.CO - Pasar ponsel lipat makin rame, tapi Motorola Razr Fold datang dengan posisi yang agak beda. Bukan cuma numpang tren, ponsel ini justru terlihat seperti jawaban buat orang yang butuh perangkat kerja praktis tapi tetap gaya. 

Dari luar memang terlihat seperti ponsel lipat nostalgia, tapi begitu dibuka, ceritanya langsung berubah total.

Motorola seolah sadar kalau ponsel lipat tidak cukup cuma keren dilihat. Harus ada alasan kuat kenapa orang rela keluar duit lebih. Di situlah Razr Fold mulai unjuk gigi, bukan sebagai mainan teknologi, tapi sebagai alat kerja dan produktivitas yang serius.

Dari sisi desain, Razr Fold punya daya tarik emosional yang kuat. Bentuk clamshell bikin ponsel ini ringkas saat dilipat dan terasa ringan di saku. Tapi saat dibuka, layar utamanya langsung memberi ruang kerja yang lega. 

BACA JUGA:Motorola Signature, Upaya Motorola Rebut Lagi Pasar Handphone?

BACA JUGA:Motorola Signature 2026 pilihan Ponsel Flagship Usung Performa Tinggi dengan Desain Elegan

Transisi dari ponsel kecil ke layar besar terasa natural, tidak gimmick, dan justru bikin alur kerja jadi lebih rapi.

Layar eksternalnya juga bukan pajangan. Ukurannya cukup besar untuk membalas pesan, cek email, melihat notifikasi kalender, bahkan mengontrol musik tanpa harus membuka ponsel. Buat aktivitas cepat di sela rapat atau perjalanan, fitur ini terasa sangat kepakai dan efisien.

Masuk ke performa, Motorola Razr Fold dibekali spesifikasi yang siap dipakai kerja berat. Multitasking jadi salah satu kekuatan utama. 

Membuka dua aplikasi sekaligus terasa stabil dan nyaman, mulai dari dokumen, spreadsheet, sampai video call. Bagi pekerja kantoran atau profesional kreatif, fitur ini jelas menghemat waktu dan tenaga.

BACA JUGA:Motorola Balik Lagi, Ini 3 Alasan Motorola Signature Jadi Sorotan

BACA JUGA:Review Motorola Reborn Signature 2026: Kembalinya Sang Raja dengan Fitur Melimpah

Optimalisasi software juga patut diapresiasi. Antarmuka terasa bersih dan fokus ke fungsi. Tidak banyak aplikasi bawaan yang mengganggu. 

Fitur split screen dan floating window berjalan mulus, membuat Razr Fold terasa seperti perangkat kerja mini yang selalu siap dibuka kapan saja.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait