Libatkan 900 Petugas, BPS OKI akan Melakukan Sensus Pertanian

Libatkan 900 Petugas, BPS OKI akan Melakukan Sensus Pertanian

Ilustrasi--

KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) akan melaksanakan sensus pertanian, pada Juni hingga Juli 2023. 

Kepala BPS Kabupaten OKI, Anugrah Hani Prasetyowati SST MSi melalui Kasubag Umum, Jaya Sempurna SE, MM, mengatakan untuk pelaksanaan sensus pertanian ini selama dua bulan, dengan melibatkan 900 petugas. 

"Sensus pertanian ini, nantinya petugas melaksanakan pendataan dari rumah ke rumah di seluruh desa/kelurahan di Kabupaten OKI," ujar Jaya, saat dibincangi SUMEKS.CO, Jumat, 10 Maret 2023.

Jaya menjelaskan, untuk Kabupaten OKI sendiri terdiri dari 11 Kelurahan dan 327 desa yang tersebar di 18 Kecamatan Kabupaten OKI. 

BACA JUGA:120 Hektar Lahan di Desa Sungai Menang OKI Ditanami Sawit, Pemilik Tuntut PT LKI Ganti Rugi

Ratusan petugas tersebut nantinya yang mendata melaksanakan sensus. Dimana saat ini untuk petugas sensus pertanian masih dilakukan tahap perekrutan. 

Petugas sensus pertanian ini direkrut dari masyarakat Kabupaten OKI sendiri dengan cara mengikuti test. 

Direkrut dari masyarakat OKI, agar mengetahui jelas keluarga atau kepala keluarga (KK) petani yang akan didata. 

"Dari 900 petugas sensus yang mendata nanti terdiri dari 783 orang pencacah lapangan (PCL), 134 orang pemeriksa lapangan dan 21 orang merupakan koordinator sensus kecamatan," terang Jaya. 

BACA JUGA:Petugas Manggala Agni OKI, Mulai Patroli Mandiri Cegah Karhutbunla

Dikatakan Jaya, semua rumah keluarga atau KK petani didata yang mengusahakan pertanian. Untuk di Desa semua rumah tangga atau KK tani di data tanpa terkecuali. Tetapi untuk di Kota hanya yang mengusakan pertanian saja didata.

Jaya menegaskan, adapun tujuan dari pelaksanaan sensus pertanian ini adalah meyediakan data struktur pertanian sampai unit unit administrasi terkecil. 

Juga menyediakan data yang dapat digunakan sebagai tolak ukur statistik pertanian saat ini. Serta menyediakan kerangka sampel untuk survei pertanian lanjutan. 

Masih kata Jaya, untuk sensus pertanian tahun 2023 ini merupakan yang ke-7 dan pelaksanaannya serenatak se Indonesia. Pelaksanaan sensus pertanian pertama kali di tahun 1963 dan terakhir sensus pertanian dilaksanakan tahun 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: