Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Minyak Goreng di Sejumlah Pabrik

Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan Monitoring Ketersediaan Minyak Goreng di Sejumlah Pabrik

Personel Subdit I Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel melaksanakan monitoring ke sejumlah pabrik minyak goreng. Foto: dokumen/sumeks.co --

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Mengantisipasi terjadinya kelangkaan minyak goreng (migor) jelang bulan suci Ramadan, personel Subdit I Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel pada Senin 6 Februari 2023 melaksanakan monitoring ke sejumlah produsen.

Seperti personel unit 1 Subdit I Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel dipimpin Kanit 1 AKP Hadi Sutrianto SH MSi didampingi Panit 1 Ipda Ayu Purbawati yang memonitoring ketersediaan migor di PT Tunas Baru Lampung (TBL). 

Dalam kunjungan ke pabrik migor yang berlokasi di Jl Raya Palembang-Betung Km-14, Banyuasin ini petugas diterima oleh manager produksi PT TBL Sigit.

Sigit yang menyebut hingga kini dalam proses produksi dan penyaluran migor tidak menemui kendala yang berarti. 

BACA JUGA:Tak Hanya Urusi Kasus Korupsi, Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel Ini Rupanya Atlet Tembak Reaksi

"Giat ini merupakan monitoring rutin yang kami laksanakan jelang bulan suci Ramadan. Karena biasanya konsumsi migor relatif akan lebih tinggi dibandingkan hari biasanya. Hasilnya, tidak ditemui kendala dan hambatan baik dalam proses produksi maupun penyalurannya," sebut Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Agung Marlianto SIK MH melalui Kasubdit I Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Hadi Saifuddin SE pada Selasa 7 Februari 2023. 

Hadi berharap kepada seluruh produsen migor yang ada di Sumsel agar dapat menjaga ketersediaan stok migor terutama jelang bulan puasa hingga lebaran Idul Fitri mendatang. 

Sementara itu, seperti yang disampaikan manager produksi PT TBL, Sigit saat ini stok migor rata-rata yang ada sebanyak 670 ribu KL. Yang di distribusikan ke wilayah Sumsel dan Bengkulu dengan pendistribusi adalah dari PT Sungai Budi. 

"PT TBL memproduksi migor dalam bentuk curah yang selanjutnya pendistribusiannya oleh PT Sungai Budi. Kita juga berharap untuk dapat memenuhi ketersediaan minyak goreng khususnya bagi masyarakat Sumsel jelang puasa dan Lebaran Idul Fitri mendatang," imbuh Sigit. 

BACA JUGA:Jelang Nataru, Ditreskrimsus Polda Sumsel Bersama BBPOM Sidak Makanan Kadaluarsa

Selain ke PT TBL, personel Subdit I Tipid Indagsi juga menyambangi dua produsen migor lain yakni PT SAP dan PT IKI. 

Sama halnya seperti di PT TBL, di dua pabrik migor tersebut juga tak ditemui kendala dalam pendistribusiannya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: