Banner Pemprov

Pemkab Terus Siaga, Pemprov Perkuat Penanganan Karhutla di OKI

Pemkab Terus Siaga, Pemprov Perkuat Penanganan Karhutla di OKI

Gubernur Sumsel didampingi Bupati OKI meninjau lokasi karhutla di Kabupaten OKI. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--

Menurut Muchendi, keberadaan unit di tingkat kecamatan diharapkan memperkuat sistem yang telah berjalan sehingga informasi mengenai titik api dapat segera ditindaklanjuti oleh personel terdekat.

“Penguatan penanganan di tingkat kecamatan diharapkan membuat respons terhadap titik api lebih cepat dan terkoordinasi,” kata Muchendi.

Kesiapsiagaan terus diperkuat

Pemkab OKI sebelumnya telah menetapkan status siaga darurat karhutla sejak 14 April hingga 31 Desember 2026. Sebanyak 107 desa dipetakan sebagai wilayah rawan, dengan 61 desa menjadi prioritas yang tersebar di enam kecamatan, yakni Tulung Selapan, Cengal, Sungai Menang, Pangkalan Lampam, Pampangan, dan Air Sugihan.

BACA JUGA:Warga Tulung Selapan Meninggal Dunia Diduga Terhirup Asap Karhutla Usai Padamkan Api di Kebun

BACA JUGA:Fraksi PKS Se-Sumatera Selatan Dorong Perda Karhutlah, Palembang Jadi Sorotan Utama

Kesiapsiagaan tersebut didukung sekitar 730 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Manggala Agni, Tim Alfa, Yon TP, dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Dukungan juga diperkuat melalui keterlibatan perusahaan pemegang konsesi yang menyiagakan regu inti pemadam di wilayah masing-masing.

Selain personel, Pemkab OKI terus mengecek kesiapan sarana dan prasarana, mulai dari peralatan pemadaman, sumber air, menara pantau, sarana komunikasi hingga akses menuju lokasi yang berpotensi mengalami kebakaran.

Dengan dukungan lintas pemerintahan tersebut, pengendalian karhutla di OKI diarahkan tidak hanya pada penanganan saat kebakaran terjadi, tetapi juga pada penguatan deteksi dini, kesiapsiagaan personel, dan kecepatan respons di wilayah rawan.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait