Banner Pemprov

Terminal Pasar Mambo II Diserbu Warga, Pemkab Gelar GPM dan OPM Beras Premium

Terminal Pasar Mambo II Diserbu Warga, Pemkab Gelar GPM dan OPM Beras Premium

GPM: Pemkab Muara Enim kembali menggelar GPM dan OPM yang dipusatkan di Terminal Pasar Mambo II, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Muara Enim.--

MUARA ENIM, SUMEKS.CO - Pemkab MUARA ENIM secara konsisten kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar Murah (OPM) yang dipusatkan di Terminal Pasar Mambo II, Kelurahan Pasar II, Kecamatan MUARA ENIM, Kabupaten MUARA ENIM, Kamis 9 Juli 2026.

Dalam rangka menekan inflasi untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan 2026 tersebut, terpantau beras premium sebanyak 3 ton ludes terjual.

Kegiatan yang dibuka oleh Staf Ahli Perekonomian dan Pembangunan, H Hermin Eko Purwanto ST MT didampingi Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muara Enim, Dr Fredy Febriansyah SSTP MSi dan OPD terkait. 

BACA JUGA:Polda Sumsel Salurkan 18,5 Ton Beras SPHP di Hari Bhayangkara ke-80, Ribuan Warga di 17 Wilayah Terima Bantuan

BACA JUGA:Jelang Lebaran 2026, Polda Sumsel Distribusikan 147 Ton Beras Murah untuk Warga

Adapun komoditas yang dijual dengan harga terjangkau, yaitu beras premium Rp65 ribu per/5 kg, beras SPHP Rp60 ribu per 5 kg, gula pasir Rp14 ribu/kg, minyak goreng Rp 16 ribu/liter, mentega saset Rp5.500 per bungkus, Susu kental manis Rp10 ribu per/kaleng, tepung terigu Rp10 ribu per/kg, tepung tapioka Rp8 ribu per/kg.

Dari berbagai komoditas yang dijual, ternyata beras premium dengan harga Rp65 ribu/5 kg sebanyak 3 ton yakni merk Rumah Tani dan Selancar dengan kemasan 5 kg yang paling banyak peminatnya, sehingga hanya dalam waktu 1 jam langsung habis.

Sedangkan merk SPHP sebanyak 2 ton meski harganya lebih murah Rp60 ribu per/5 kg agak kurang peminatnya. Kemudian, minyak goreng, gula dan tepung terigu terlihat juga membeludak.

BACA JUGA:Bantu Masyarakat, Polres OKI Bulog Sediakan 2 Ton Beras Gerakan Pangan Murah

BACA JUGA:Jangan Sampai Terlewat! Cek 5 Kriteria Penerima Bansos Beras dan Minyak Goreng 2026

"Saya lebih butuh beras dan minyak goreng, makanya ketika ada pasar murah saya langsung beli agak banyak, lumayan selisih harganya untuk beli kebutuhan lain," ujar Erni (40) salah satu ibu rumah tangga.

Menurut Erni, memang komoditas yang dijual sepertinya lebih murah dari pasaran karena disubsidi oleh pemerintah. Namun dari sekian banyak komoditas dirinya lebih memilih beras karena jika sudah ada beras untuk lauk pauknya bisa menyesuaikan sesuai kemampuan dan selera.

"Itu kalau merk Rumah Tani di pasaran bisa mencapai Rp79-80 ribu per/5 kg, disini dijual Rp65 ribu, makanya tadi saya beli 4 kampil sekaligus untuk stok. Saya bahkan tidak beli yang lain uangnya habis," ujar ibu empat anak ini.

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Optimistis Sumsel Naik ke Peringkat 2 Nasional Produksi Beras

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: