Ketangguhan Keluarga Kunci Hadapi Disrupsi Global
Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Kabupaten OKI Tahun 2026. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--
Penggunaan perangkat digital perlu diawasi melalui pembatasan waktu layar, komunikasi yang hangat di dalam keluarga, serta pemanfaatan teknologi untuk kegiatan yang produktif dan edukatif.
"Keluarga merupakan benteng pertama dalam mencegah berbagai persoalan sosial, mulai dari perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, seks bebas, hingga kenakalan remaja," ujarnya.
"Pengasuhan yang berkualitas, kasih sayang, serta penanaman nilai agama dan moral dinilai menjadi kunci membangun generasi yang tangguh," tambahnya.
BACA JUGA:Pemkab OKI–Unsri Bersinergi Kelola Gambut Berkelanjutan dan Kendalikan Karhutla
BACA JUGA:Pemkab OKI Tata Jaringan Kabel Utilitas Udara Semerawut
Pada akhir rangkaian peringatan Harganas ke-33, Pemerintah Kabupaten OKI meluncurkan program SAPA PERAHU KAJANG (Strategi Pencegahan Remaja Nikah Usia Dini dan Pengaturan Kehamilan untuk Menurunkan Age Specific Fertility Rate/ASFR).
Program ini merupakan inovasi daerah yang bertujuan menekan angka kelahiran pada remaja usia 15–19 tahun melalui perluasan jangkauan edukasi, penguatan pendampingan kepada remaja dan keluarga, serta kolaborasi lintas sektor.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:












