Penguatan Ekonomi Rakyat, Baznas Ogan Ilir Lepas Program Santri Memberdayakan Desa
Baznas Ogan Ilir terus berkomitmen menghadirkan program-program inovatif yang tidak hanya membantu secara konsumtif, tetapi juga mendorong kemandirian dan kesejahteraan umat secara menyeluruh.--
"Santri hari ini bukan hanya belajar di pesantren, tetapi juga hadir di tengah masyarakat sebagai agen perubahan. Kita ingin melahirkan santri yang memiliki kepedulian sosial, kapasitas pemberdayaan, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi umat," tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemberdayaan mustahik harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan agar mampu mengubah status dari penerima manfaat menjadi pemberi manfaat (muzaki).
BACA JUGA:40 Calon Pimpinan Baznas Sumsel Ikuti Tes Tertulis dan Wawancara
BACA JUGA:Pendaftaran Ditutup, Tercatat 42 Pelamar Calon Pimpinan Baznas Sumsel
Sinergi antara Baznas, pemerintah kelurahan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memastikan transformasi tersebut berjalan optimal.
Dengan dilepasnya para santri di Kelurahan Tanjung Raja Timur, diharapkan program ini dapat menjadi model pemberdayaan berbasis kolaborasi yang mampu menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Baznas Ogan Ilir terus berkomitmen menghadirkan program-program inovatif yang tidak hanya membantu secara konsumtif, tetapi juga mendorong kemandirian dan kesejahteraan umat secara menyeluruh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:










