Banner Pemprov
Pemkot Baru

Hutama Karya Bangun 7 Dapur MBG di Sumsel, Tekankan Higienitas pada Bangunan

Hutama Karya Bangun 7 Dapur MBG di Sumsel, Tekankan Higienitas pada Bangunan

Hutama Karya akan membangun tujuh dapur MBG yang tersebar di sejumlah daerah Provinsi Sumsel. --

SUMSEL, SUMEKS.CO - Hari Gizi Nasional (HGN) 2026 yang diperingati setiap 25 Januari, mengingatkan publik pada satu pesan sederhana yakni kesehatan dimulai dari apa yang masuk ke piring.

Tema "Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal" menegaskan bahwa gizi bukan sekadar kampanye, melainkan kerja harian yang memerlukan sistem.

Di titik itu, PT Hutama Karya (Persero) mengambil peran yang jarang terlihat, tetapi menentukan dan menyiapkan infrastruktur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penguat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peran ini dijalankan Hutama Karya sebagai mitra Kementerian Kesehatan, Badan Gizi Nasional (BGN), sekaligus mendukung upaya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam penyediaan sarana-prasarana layanan gizi.

BACA JUGA:Pemeliharaan Rutin di Sejumlah Ruas JTTS yang Dikelola, Hutama Karya Targetkan Rampung Akhir Januari 2026

BACA JUGA:594.000 Kendaraan, Lintasi Tol Trans Sumatera Kelolaan Hutama Karya Saat Libur Panjang Isra Mi'raj 2026

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan pemenuhan gizi membutuhkan fasilitas layanan yang tertata dan memadai, untuk mendukung layanan MBG di daerah.

"Dalam pelaksanaannya, Hutama Karya membangun 80 titik SPPG yang tersebar di tujuh provinsi. Sebarannya meliputi Aceh empat titik, Sumatera Utara 35 titik, Sumatera Barat 12 titik, Riau 6 titik, Kepulauan Anambas 1 titik, Jambi 15 titik, dan Sumatera Selatan 7 titik," ujarnya.

Adapun tujuh dapur MBG yang bakal dibangun di Sumsel, yakni, Kelurahan Tanjung Kupang (Kabupaten Empat Lawang), Desa Sri Mulyo (Kabupaten OKU), Desa Raman Agung (Kabupaten OKU Timur).

Desa Kurungan Nyawa (Kabupaten OKU Timur), Desa Kedaton (Kabupaten OKU), Kelurahan Rahma (Kota Lubuk Linggau), dan Kelurahan Tanjung Batu (Kabupaten Ogan Ilir). 

BACA JUGA:Presiden Prabowo Tinjau Kesiapan Huntara di Aceh Tamiang, Kontribusi Hutama Karya untuk Korban Bencana

BACA JUGA:Workshop UMKM Naik Kelas 2025, Hutama Karya Perkuat Daya Saing Sentra Kriya Ogan Ilir

Di lapangan, pekerjaan dijalankan paralel dengan pengaturan klaster. Strategi ini membantu memastikan pengadaan material, pergerakan tenaga kerja, dan penggunaan alat lebih efisien pada wilayah yang berjauhan. 

Sementara dari segi fasilitas, SPPG dirancang untuk mendukung operasional dapur layanan setiap hari. Pada bangunan utama, spesifikasi menekankan higienitas melalui penggunaan dinding sandwich panel dengan pelapis antibakteri, serta pelapisan stainless steel di area masak. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait