Operator Alat Berat Temukan Mortir Sepanjang 120 Cm di Rambutan Banyuasin

Operator Alat Berat Temukan Mortir Sepanjang 120 Cm di Rambutan Banyuasin

Operator Alat Berat Temukan Mortir Sepanjang 120 Cm di Rambutan Banyuasin.-Foto: dokumen/sumeks.co-

BANYUASIN, SUMEKS.CO - Benda diduga mortir ditemukan di Dusun I RT 03 Desa Sako Kecamatan Rambutan BANYUASIN, Kabupaten BANYUASIN.

Penemuan itu tanpa sengajo oleh seorang operator alat berat pada Kamis 27 Februari 2025 sekitar pukul 12.00 WIB.

Penemuan mortir yang diduga masih aktif dengan panjang sekitar 120 cm, diameter sekitar 30 cm itu ditemukan Alpian operator alat berat.

Saat itu Alpian sedang mengeruk tanah pakai alat berat, membuat heboh masyarakat Desa Sako dan warga sekitar.

BACA JUGA:18 Mortir & Proyektil Aktif yang Ditemukan Pencari Ikan di Ogan Ilir, Akhirnya Diledakkan

BACA JUGA:Penemuan 14 Mortir dan 4 Proyektil di Ogan Ilir, Ditemukan Saat Warga Mencari Ikan

Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo Sik melalui Kapolsek Rambutan, Akp Ledi mengatakan mortir ditemukan pertama kali oleh Alpian operator alat berat yang sedang menggali tanah milik Didi.

"Saat menggali tanah dengan menggunakan alat berat jenis Excavator, dan setelah diangkat. Alpian merasa curiga benda itu merupakan barang peledak," katanya.

Kemudian Alpian dengan cepat langsung menghubungi Polsek Rambutan, akhirnya dirinya bersama Kanit Samapta, Iptu Suparjo, Kanit Binmas, Iptu Masdinata, Kanit Provos Aiptu Diris Sitorus, Kanit Intelkam Aipda Hery dan Bhabinkamtibmas Desa Aipda F Komsija mendatangi lokasi.

"Kita datangi lokasi sembari menghubungi tim Jibom Satbrimobda Sumsel. Dan mengamankan mortir itu dengan ditaruh dipinggir tanah, ditutup dengan rumput, menunggu barang tersebut untuk dievakuasi," ungkapnya.

BACA JUGA:Warga Banyuasin Temukan 2 Mortir Diduga Bekas Peninggalan Perang Dunia II di Kebun Sawit

BACA JUGA:INFO TERKINI! Sebuah Benda Diduga Mortir Ditemukan di Gudang Rongsokan Jalan Citra Indralaya Ogan Ilir

Sekitar pukul 15.00 WIB, Tim Jibom SatBrimobda Sumsel datang dan berencana melakukan disposal.

"Tapi karena hujan, ditunda. Baru pada Jumat 28 Februari 2025 sekitar pukul 11.00 WIB dilakukan Disposal tidak jauh dari lokasi penemuan mortir," bebernya.(qda)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: