Tak Habis Fikri, Debat Soal 'Ayam dan Telur Mana Lebih Dahulu' Pria di Buton Tega Habisi Nyawa Teman Sendiri

Tak Habis Fikri, Debat Soal 'Ayam dan Telur Mana Lebih Dahulu' Pria di Buton Tega Habisi Nyawa Teman Sendiri

Pelaku Saluna dan korban berselisih paham persoalan yang cukup sepele berdebat soal "ayam atau telur mana yang lebih dahulu"--

SUMEKS.CO,- Tak habis 'Fikri', hanya gara-gara berdebat soal "ayam atau telur mana yang lebih dahulu' seorang pria paruh baya dikabarkan meregang nyawa usai ditikam sajam oleh temannya sendiri.

Peristiwa yang cukup mengenaskan ini, sebagaimana informasi yang dihimpun Sabtu 27 Juli 2024 terjadi di Desa Lakapera Kabupaten Buton Tengah Provinsi Sulawesi Selatan.

Disebutkan, saat sebelum kejadian pelaku yang diketahui bernama Saluna bersama korban bernama kadir yang telah berusia 45 tahun sedang berada dibawah pengaruh minuman keras.

Kemudian, keduanya antara pelaku Saluna dan korban berselisih paham persoalan yang cukup sepele berdebat soal "ayam atau telur mana yang lebih dahulu". Sungguh tak habis fikri diluar nurul.

BACA JUGA:Ayam Kinantan Mengaum, Diasuh Nil Maizar PSMS Medan Siap Mendobrak Liga 2 Demi Naik Tahta

BACA JUGA:Ikan Monster Bisa Jalan, Bikin Heboh dan Viral, Pemancing di Probolinggo Lari Ketakutan

Lalu pelaku dan korban dikatakan sedang berdebat sengit, mempertahankan pendapat masing-masing mengenai "ayam atau telur mana yang lebih dahulu".

Pelaku Saluna pun tersulut emosi dan menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam jenis badik secara membabi buta.

Dari informasi lain disebutkan, Kapolsek Tengkuno Iptu Abdul Hasan membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut hanya karena selisih paham berdebat "ayam atau telur mana yang lebih dahulu".

"Diduga pelaku dan korban mengkonsumsi miras bersama-sama, kemudian terjadi selisih paham tentang apakah telur atau ayam terlebih dahulu," kata Kapolsek dikutip dari berbagai sumber.

BACA JUGA:Dua Pengendara Sepeda Motor Terpental di Jalan MP Mangkunegara, Begini Nasibnya

BACA JUGA:Aji Kurniawan TKI Magang Meninggal Makan 30 Biji Jamur Jepang Sedang Dalam Proses Pemulangan Ke Tanah Air

Ia menerangkan, dari hasil pemeriksaan motif pembunuhan tersebut karena korban tidak bisa menjawab pertanyaan pelaku tentang lebih duluan ayam atau telur.

“Karena tidak bisa menjawab, korban pulang ke rumah untuk mengambil badik. Saat dalam perjalanan pulang, korban dikejar pelaku dan langsung ditusuk badik berkali-kali di depan gereja,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: