Ingin Suasana Asri? Yuk, Ciptakan Taman Impian di Halaman Belakang

Ingin Suasana Asri? Yuk, Ciptakan Taman Impian di Halaman Belakang

Taman belakang dapat menjadi tempat untuk bersantai dan melepas penat setelah seharian beraktivitas.--

Bunga Pansy memiliki ukuran yang mungil dan warna yang beragam seperti ungu, kuning, biru, dan multiwarna. Mereka cocok ditanam di pot atau pada bagian pinggiran parterres.

  • Tulips (Bunga Tulip)

Bunga Tulip terkenal dengan bunganya yang berbentuk terompet dan memiliki warna yang sangat beragam. Anda bisa menanam tulip dalam barisan yang rapi untuk menambah kesan formal pada taman.


Taman gaya Prancis adalah gaya desain taman formal yang rumit dan simetris, yang berasal dari abad ke-17 di Prancis. --

BACA JUGA:Pemudik Alami Keracunan Saat Melintas di Tol Indralaya-Prabumulih, 1 Orang Meninggal Dunia

BACA JUGA:Totalitas Denny Sumargo dalam Film Ellyas Pical, Serial Biopik Terbaru Prime Video

  • Lavender (Bunga Lavender)

Meskipun bunganya berwarna ungu, lavender tetap bisa memberikan kesan ceria pada taman. Selain itu, lavender juga memiliki aroma yang menenangkan.

  • Hydrangeas (Bunga Hortensia)

Bunga Hortensia memiliki bunga yang besar dan berbentuk bulat dengan warna-warna yang cantik seperti biru, pink, dan ungu. Mereka cocok ditanam sebagai tanaman fokus di taman.

3. Sentuhan Tropis di Desain Mediterranean

Desain Mediterranean dan tropis memiliki beberapa kesamaan, seperti penggunaan warna-warna cerah dan fokus pada ruang luar ruangan.

Namun, ada juga beberapa perbedaan yang signifikan, seperti penggunaan material dan jenis tanaman.

BACA JUGA:Seiko Sharp Edged SPB417 Jam dengan Open Heart & Subdial 24-Jam yang Sangat Mewah

BACA JUGA:Pastikan Maju Pilkada Muba 2024, Apriyadi Optimis Bakal Menang dan Banjir Dukungan

Menggabungkan desain Mediterranean dengan tumbuhan tropis dapat menciptakan harmoni yang sempurna. Kedua gaya ini memiliki beberapa kesamaan.

Menggabungkan desain Mediterranean dengan tumbuhan tropis sangat cocok untuk rumah dengan desain art deco khas Indonesia era 40-an hingga 90-an. 

Berikut beberapa alasannya:

  • Kesamaan gaya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: