Akibat Puluhan Truk Sampah Antre Panjang di Jalan Noerdin Pandji, Warga dan Pengendara Cium Bau Tak Sedap

Akibat Puluhan Truk Sampah Antre Panjang di Jalan Noerdin Pandji, Warga dan Pengendara Cium Bau Tak Sedap

Puluhan truk sampah tampak antre di Jalan Noerdin Pandji sebelum masuk ke TPA Sukawinatan dan akibatnya warga mencium bau tak sedap. Foto: Naba/sumeks.co--

Puluhan truk sampah berjajar di Jalan Noerdin Pandji dekat dengan kawasan TPA Sukawinatan tersebut membuat heran warga dan pengguna jalan sekitar.

Karena puluhan truk sampah berjajar, pengguna jalan yang melintas di Jalan Noerdin Pandji tampak heran dan melihat ke arah truk. 

Lantas apa penyebab puluhan truk sampah berjajar di Jalan Noerdin Pandji untuk mengantre membuang sampah di TPA Sukawinatan? 

BACA JUGA:UPDATE, Kebakaran di TPA Sukawinatan Palembang Belum Berhasil Dipadamkan, Asal Api Akan Diselidiki

BACA JUGA:Wako Palembang Harnojoyo Sebut Kebakaran Lahan TPA Sukawinatan Karena Faktor Alam

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Palembang, Ahmad Mustain menjelaskan bahwa mobil truk sampah yang berjajar di pinggir jalan Noerdin Pandji tersebut karena sengaja diatur untuk mengantre sampah di pinggir jalan menunggu giliran masuk ke TPA Sukawinatan. 

Biasanya, mobil-mobil antre di jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun, karena jalan mengalami kerusakan dan menjadi keluhan warga, sekarang mobil-mobil tersebut sementara antre di pinggir jalan saat menunggu giliran untuk masuk ke TPA.

"Mobil-mobil masuk bergantian per tiga mobil memuat sampah lalu keluar digantikan oleh mobil lainnya. Akibatnya, tidak ada lagi antrean mobil di jalan menuju TPA seperti sebelumnya," jelasnya. 

Dikatakan Mustain jika mobil terus antre di dalam jalan menuju TPA yang sudah rusak, kondisi jalan akan semakin parah karena beban jalan bertambah dengan muatan mobil yang antre. 

BACA JUGA:Heli Water Bombing Ikut Padamkan Api di TPA Sukawinatan Palembang

BACA JUGA:Mirip Struktur Gambut, Hari Ini Pemadaman Api di Gunung TPA Sukawinatan Dibantu Water Bombing

Oleh karena itu, antrean mobil dialihkan ke pinggir jalan, dan telah dilakukan koordinasi dengan polisi untuk menjaga keterlibatan dan kelancaran arus lalu lintas.

"Antrean mobil terjadi hanya pada pagi dan sore hari setelah mengambil sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan akan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," katanya. 

Kendati itu, Mustain menyebutkan bahwa telah mengusulkan perbaikan jalan yang telah direncanakan oleh Dinas PUPR Palembang agar selesai paling lambat sebelum Lebaran. 

"Setelah bongkar muat selesai, truk sampah tersebut akan langsung pulang atau keluar dari antrean, sehingga tidak akan ada antrean sepanjang hari di pinggir jalan," tutupnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: