Tentara Israel Habisi Seorang Pemuda di Kota Tel Aviv, Diduga Alami PTSD Usai Keluar dari Pertempuran di Gaza

Tentara Israel Habisi Seorang Pemuda di Kota Tel Aviv, Diduga Alami PTSD Usai Keluar dari Pertempuran di Gaza

Tentara Israel tembak seorang pemuda di kota tel aviv, diduga alami PTSD. foto: @generationalnews2/sumeks.co.--

SUMEKS.CO - Seorang tentara Israel menembak mati seorang pemuda 23 tahun di pusat kota Tel Aviv, Sabtu malam, 20 Januari 2024.

Pria penembak itu baru saja keluar dari zona perang di kawasan Gaza.

Dikutip dari Jerusalem Post, pihak berwenang di Tel Aviv menduga tentara itu alami episode PTSD.

Untuk diketahui, PTSD (post-traumatic stress disorder) adalah gangguan stres pascatrauma

Ditandai kegagalan untuk pulih setelah menyaksikan peristiwa mengerikan.

BACA JUGA:Ratusan Tentara ‘Terlalu Muda’ Amerika Mendarat di Israel, Netizen Heran Mereka Berjuang untuk Siapa?

Kondisi ini bisa berlangsung berbulan-bulan atau bahkan tahunan, dengan pemicu kembali pada kenangan trauma disertai reaksi emosional intens.

Menurut konten kreator @generationalnews2 kejadian ini akan sering kita temukan.

Sebab tentara itu seharusnya menjalani reintegrasi sebelum kembali ke masyarakat.

“Di militer Amerika Serikat ada proses reintegrasi selama 10 hari untuk tentara yang baru pulang dari perang,” ungkapnya.

Tentara itu harus melalui beberapa kelas pengamatan psikologinya.

“Karena mereka baru pulang dari pengalaman kekerasan dan setelah itu harus melanjutkan hidup normal lagi,” jelasnya.

BACA JUGA:Jika Divonis Mahkamah Internasional Bersalah, Israel akan Jadi ‘Pariah’ Dunia: ‘Semua Tidak akan Sama Lagi’

Tapi sayangnya banyak pejabat tak menghiraukan aturan itu, mereka membiarkan pasukannya berkeliaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: