Hujan Dua Hari Belum Mampu Kurangi 225 Titik Api di Lima Kecamatan PALI

Hujan Dua Hari Belum Mampu Kurangi 225 Titik Api di Lima Kecamatan PALI

Petugas berjibaku memadamkan api karhutla yang menyebar di lima Kecamatan Kabupaten PALI. Foto: dokumen/sumeks.co --

PALI, SUMEKS.CO - Hujan yang turun di beberapa titik di wilayah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam dua hari berturut-turut belum mampu mengurangi titik api atau hotspot di Kabupaten PALI.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, Ahmad Hidayat mengatakan, dalam dua hari terakhir titik api terpantau ada 225 titik yang tersebar di lima Kecamatan.

"Hujan yang terjadi dibeberapa wilayah dalam dua hari kemarin belum mampu menurunkan titik api. Tapi, hujan dengan intensitas sedang setidaknya tidak menambah titik api," katanya, Rabu 11 Oktober 2023.

Ahmad Hidayat menerangkam, jika titik api bukan berasal dari lahan gambut yang bisa menyebabkan banyak asap, namun berasal dari lahan-lahan kosong atau semak belukar.

BACA JUGA:Kapolda Sumsel Sampaikan Situasi Karhutla Terkini pada Anev Ops Stop Karhutla Musi 2023

"Lahan gambut yang terbakar di wilayah Desa Prambatan sudah berhasil dipadamkan. Dari pantauan kami titik api berasal dari lahan kosong serta semak belukar," terangnya.

Menurutnya, meski sudah ada tanda-tanda akan turun hujan, namun BPBD PALI tetap siaga penuh mengantisipasi bencana kabut asap.

"Kita tetap siaga penuh. Setiap posko-posko yang ada di seluruh kecamatan harus terus memantau perkembangan titik api agar bisa cepat ditanggulangi apabila terjadi kebakaran," bebernya.

Untuk menekan bertambahnya titik api, ia mengajak masyarakat untuk tidak membakar lahan ketika akan membuka ladang baru.

BACA JUGA:14 Hotspot Karhutla Terpantau Satelit, 30 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Talang Ubi PALI

"Kami ingatkan lagi bahwa membakar lahan dengan sengaja adalah tindakan pidana yang dapat berurusan dengan hukum. Jadi, jangan pernah membakar lahan supaya lingkungan dan wilayah kita terhindar dari bahaya kabut asap," pungkasnya.(ebi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: