DPRD Prabumulih Bakal Panggil Dinas Pendidikan, Terkait Fenomena Perpisahan-Wisuda Mewah Tingkat SD hingga SMA

DPRD Prabumulih Bakal Panggil Dinas Pendidikan, Terkait Fenomena Perpisahan-Wisuda Mewah Tingkat SD hingga SMA

Ketua DPRD Prabumulih, Sutarno SE MIKom (kanan). Foto: Dian/sumeks.co--

DPRD Prabumulih Bakal Panggil Dinas Pendidikan, Terkait Fenomena Perpisahan-Wisuda Mewah Tingkat SD hingga SMA

PRABUMULIH, SUMEKS.CO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih menyoroti banyaknya penolakan dan keluhan para orang tua terkait acara wisuda di tingkat TK hingga SMA di kota Prabumulih

"Kita mengimbau pihak-pihak sekolah agar menggelar perpisahan secara sederhana karena tidak mengurangi makna perpisahan itu sendiri," ujar Ketua DPRD Prabumulih, Sutarno SE MIKom, dibincangi di ruang kerjanya, akhir pekan tadi.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu juga mengimbau kepada pihak-pihak sekolah agar menggelar acara perpisahan maupun wisuda secara sederhana dan tidak memberatkan para orang tua atau wali murid. 

Betapa tidak, selama ini banyak acara perpisahan tingkat TK sampai SMA sering diadakan di gedung sehingga memberatkan orang tua.

BACA JUGA:Kemendikbudristek Tegaskan Wisuda Sekolah Bukan Kewajiban

Lebih lanjut, Sutarno mengatakan, pihak sekolah hendaknya memikirkan juga kondisi wali murid yang mungkin tidak mampu untuk mengikuti acara perpisahan untuk anaknya tersebut. 

"Mungkin ada wali murid tidak mampu yang tidak bisa dan berat dalam segi keuangan untuk hal itu," bebernya.

Mungkin para wali murid mampu, namun kata Sutarno, akan terasa berat jika orang tua tersebut memiliki beberapa anak baik di tingkat SMA, SMP maupun SD. 

"Kalau semuanya perpisahan tentu akan berat, ditambah lagi mau daftar ulang masuk sekolah baru. Untuk itu kami minta sekolah maupun komite agar menggelar sederhana saja ke depannya," tegasnya.

BACA JUGA:Viral Instagram Nadiem Makarim Diserang Ibu-ibu, Hapuskan Wisuda TK-SMA: Kembalikan Marwah Toga Mahasiswa

Dikatakan suami Rita Tarno ini, pihaknya akan segera mengundang Dinas Pendidikan kota Prabumulih untuk membahas masalah tersebut. 

"Sekarang ini seperti ada fenomena, anak TK hingga SMA menggelar perpisahan mewah bahkan wisuda, sebenarnya itu kan tidak wajib. Intinya jangan membebani wali murid," tukasnya menyebutkan pihak sekolah dan pihak komite jangan membebani wali murid. (chy)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: