Lestarikan Budaya Lokal, Narapidana Lapas Perempuan Palembang Kemenkumham Sumsel Dilatih Membuat Jumputan

Lestarikan Budaya Lokal, Narapidana Lapas Perempuan Palembang Kemenkumham Sumsel Dilatih Membuat Jumputan

--

Lestarikan Budaya Lokal, Narapidana Lapas Perempuan Palembang Kemenkumham Sumsel Dilatih Membuat Jumputan

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Kakanwil Jajaran Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumsel terus memberikan pelatihan kemandiran kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Salah satu kegiatan Pembinaan Kemandirian unggulan yang dilakukan oleh jajarannya adalah pembuatan Kain Jumputan yang merupakan salah satu kegiatan pembinaan kemandirian yang ada di Lapas Perempuan Palembang.

“Kegiatan ini dilakukan bekerjasama dengan Kriya Batik Musi, yang akan memberikan mentoring pembuatan jumputan, serta melakukan monitoring proses pembuatan jumputan yang dilakukan oleh warga binaan LPP Palembang,” lanjutnya.

Menurut keterangan Kalapas Perempuan Palembang, Ike Rahmawati, pihaknya telah memberikan kegiatan pembuatan Kain Jumputan ini kepada 20 warga binaannya yang dilaksanakan di lapangan Lapas Perempuan Palembang.

BACA JUGA:AJAIB! 6 Gangguan Kesehatan Bisa Diatasi dengan Konsumsi Rutin Buah Ini

“Warga binaan yang telah mengikuti kegiatan pelatihan pembinaan kemandirian pembuatan kain jumputan, selanjutnya akan mengikuti kegiatan kerja pembuatan pembuatan kain jumputan,” terang Ike.

Dibimbing oleh instruktur Kriya Batik Musi, para WBP diberikan materi pengenalan alat dan bahan yang digunakan, kemudian dilakukan pembuatan pola pada kain, menjahit pola, mengikat kain, pewarnaan dan pengeringan kain, hingga proses produksi menjadi pakaian.

Dibawah asuhan Kalapas Ike Rahmawati, Warga binaan yang mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian jumputan dan menjahit dibina untuk terus berkreasi dan menghasilkan produk yang bisa diminati masyarakat luas serta bisa digunakan sehari-hari. 

“Kain jumputan sendiri memiliki keistimewaan dari motif dan corak yang menarik nan estetik, sehingga memberikan keunikan tersendiri ketika dikombinasikan pada kemeja polos,” ucap Ike.

BACA JUGA:5 Tanaman Hias yang Bukan Hanya Cantik, Tapi Bisa Menghasilkan Cuan, Salah Satunya Janda Bolong

Sejauh ini, kata Ike para Warga Binaan Lapas Perempuan Palembang telah berhasil memproduksi kain jumputan dan dibuat menjadi mukenah, kemeja, dan baju batik.

Kepala Lapas Perempuan Palembang, Ike Rahmawati, merasa senang melihat semangat warga binaan untuk belajar dan tak henti berkreasi. Dari hal yang awalnya mereka tidak bisa menjadi bisa dan mahir. 

Kakanwil Kemenkumham Sumsel menyampaikan apresiasinya, "Kreativitas Warga binaan tidak ada hentinya, saya sangat mengapresiasi semangat belajar mereka. Mereka terus berproses hingga akhirnya bisa," tutur Ilham Djaya, Minggu 21 Mei 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: