HADEH! KKB-OPM Jago Bersandiwara, Buat Konten Hoax

HADEH! KKB-OPM Jago Bersandiwara, Buat Konten Hoax

KKB-OPM buat konten hoax dan seringkali menyebarkan berita bohong.--

HADEH! KKB-OPM Jago Bersandiwara, Buat Konten Hoax 

SUMEKS.CO – TNI klarifikasi klaim TNPPB-OPM (Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka) berhasil  menewaskan 16 prajurit TNI, pada serangan 15 April 2023, di Kabupaten Nduga.

Kapuspen TNI Julius Wadjojono meragukan klaim ini. Dia mengingatkan KKB dan OPM seringkali menyebarkan berita bohong dan hoak. “Kali ini KKB dan OPM kembali menyebarkan berita hoax,” kata Julius 

Salah satu hoax yang disebarkan mengenai jumlah prajurit TNI yang tewas pada serangan 15 April lalu. OPM bilang ada 16 prajurit TNI yang tewas, padahal hanya 5 prajurit . Dari sisi ini saja sudah menyebarkan hoax. 

BACA JUGA:INFO PANAS! 13 Senjata KKB Disita. Damailah Indonesiaku

Untuk itu agar tidak terjadi kesimpangsiuran harus ada klarifikasi supaya tidak ada kesimpang siuran.

Menyikapi kondisi ini, penegkan hukum yang dilakukan gabungan TNI/Polri harus terus dilakukan. Sehingga pemberitaan opm ini dapat diperoleh kepastian dan dapat dipertangyungjawabkan.

Julius mengimbau masyrakat agar tidak mudah percaya dengan informasi KKB/OPM. Karena pola-pola teroris memang seperti itu. Yakni menyebarkan informasi hoax dan tidak benar.


Kapuspen TNI Julius Wadjojono--

Seperti diberitakan sebelumnya, saat ini viral di media sosial video menayangkan anggota TNI tewas ditembak TNPPB-OPM (Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka).

BACA JUGA:Ibu Pertiwi Berduka, KKB Klaim Lumpuhkan 16 Prajurit TNI

Tak cuma satu, OPM mengklaim mereka berhasil menewaskan 16 prajurit TNI sekaligus. Dalam tayangan video, nampak dua anggota OPM mengarahkan moncong senjata laras panjang ke arah jenazah terkapar di tanah yang disebutnya anggota TNI.

OPM juga memperlihatkan barang-barang yang berhasil disita dari prajurit TNI yang tewas. Ponsel, peluru dan granat.

Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan laporan itu langsung disampaikan oleh pimpinan TPNPB-OPM dari wilayah III Derakma, Nduga Papua. Sebby mengaku sengaja menyebar foto-foto itu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: