UPDATE, Adakah Kaitan ' Anak Tuhan' dengan EL Nino yang Picu Musim Kemarau 2023, lebih Ekstrem di Indonesia?

UPDATE, Adakah Kaitan ' Anak Tuhan' dengan EL Nino yang Picu Musim Kemarau 2023, lebih Ekstrem di Indonesia?

Adakah kaitan EL Nino dan Anak Tuhan menyebabkan Kemarau 2023 lebih ekstrem.-foto:sumeks.co-

Tekanan rata rata suhu air laut Samudera Pasifik naik. Kenaikan suhu muka laut sebanyak 0,5 derajat celcius dan jika terjadi muncul hubungan antara samudera dan atmosfer secara masif yang menghasilkan suhu lebih hangat.

Bagi negara di Asia, dan Indonesua khususnya, fenomena ini memicu kemarau 2023 lebih panjang, kekeringan parah di seluruh wilayah Indonesia.

Malah sejak April, negara India telah terkena gelombang panas, suhu udara memanas dan menyengat telah menelan korban puluhan jiwa di India.

Gejala gangguan iklim global menyebabkan musim kemarau dan membuat rendahnya intensitas curah hujan.

Itulah yang akan dialami Indonesia dan kemunculan El Nino sudah terasa sejak April. Puncaknya El Nino Agustus 2023. 

Untuk diketahui kondisi terparah pernah dialami Indonesia tahun 2015 efek EL Nino.

BACA JUGA:KOTA Ini Terdampak Bencana Kekeringan Paling Parah Akibat Efek EL Nino 2023, Berikut Daftarnya..

Cuaca panas terik, kekeringan parah dan kebakaran hutan tak terkendali. Diprediksi Indonesia akan mengalami musim kemarau 2023 lebih panjang.

Sementara di Amerika Latin, munculnya fenomena  El Nino sangat berbeda. Justru membuat adanya kenaikan curah hujan di wilayah tersebut.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyebutkan, qkibat el nino, BMKG memperkirakan beberapa wilayah akan terdampak.

Musim kemarau 2023, datang lebih awal pada bulan April mendatang meliputi Bali, NTB, NTT, sebagian besar Jawa Timur.

BACA JUGA:ALHAMDULILLAH! 5 Dusun Bebas, Cengkeraman KKB Makin Lemah, Bravo Batalyon Tengkorak Kostrad TNI AD

Sedangkan wilayah yang memasuki musim kemarau Mei meliputi sebagian besar Jawa Tengah, Yogyakarta, sebagian besar Jawa Barat.

Selain itu sebagian besar Banten, sebagian Pulau Sumatera bagian selatan, Papua bagian selatan.

Untuk wilayah yang baru memasuki musim kemarau pada bulan Juni meliputi Jakarta, sebagian kecil Pulau Jawa, sebagian besar Sumatera Selatan.

Kemudian, Kepulauan Bangka Belitung, sebagian besar Riau, sebagian besar Sumatera Barat. 

Sebagian Pulau Kalimantan bagian selatan, dan sebagian besar Pulau Sulawesi bagian utara.(*)
 BACA JUGA:KOTA Ini Terdampak Bencana Kekeringan Paling Parah Akibat Efek EL Nino 2023, Berikut Daftarnya..

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: