TERKINI! Muak dengan KKB, Warga Intan Jaya Papua Siap Angkat Senjata dan Siagakan Busur Panah

TERKINI! Muak dengan KKB, Warga Intan Jaya Papua Siap Angkat Senjata dan Siagakan Busur Panah

Warga Intan Jaya Papua pun mulai muak dengan apa yang dilakukan KKB terhadap TNI-Polri dan siap angkat senjata melawan KKB.--

TERKINI! Muak dengan KKB, Warga Intan Jaya Papua Siap Angkat Senjata dan Siagakan Busur Panah

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Penyerangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ke Markas TNI-Polri di Intan Jaya Papua selama dua hari ini, membuat warga mulai jengah dengan kelakuan KKB.

Warga Intan Jaya Papua pun mulai muak dengan apa yang dilakukan KKB terhadap TNI-Polri. Melihat kondiri yang tidak baik-baik saja ini, akhirnya warga Intan Jaya Papua bersiap diri untuk mengangkap senjata.

Seperti dilansir dari akun @D 43 NG lewat media sosial Helo, warga Intan Jaya Papua pun telah menyiagakan busur panah untuk melakukan penyerangan kepada KKB.

BACA JUGA:Wajar Jhoni Botak Marah Besar, Penembakan Pesawat Asian One di Beoga Bisa Bikin KKB Ikut Mampus Mati Kelaparan

"Masyarakat sudah siapkan panah kalau mereka (KKB, red) datang ke kampung mereka," ungkap Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Herman Taryaman.

Herman mengakui, bahwa selama dua hari ini KKB terus melakukan penyerangan terhadap Anggota TNI dan Polri yang berada di Kampung Sambili dan Kampung Bilogai.

"Kontak tembak dengan KKB pun tidak bisa dihindarkan sekarang," katanya.

Karena terjadinya kontak tembak antara TNI-Polri dan KKB, membuat warga setempat menjadi risau. Untuk itu, warga bersepakat untuk melengkapi diri dengan busur panah.

BACA JUGA:Gawat! Krisyanto Yen Oni Tuding Penyanderaan Pilot Susi Air Skenario Besar KKB yang Bisa Mengguncang Dunia

"Mereka bersepakat untuk ikut serta mengusir KKB dari wilayah mereka," ungkapnya.

Menurut Herman, masyarakat di Intan Jaya Papua merasa gerah dengan KKB, karena sering dijadikan tameng saat menyerang TNI-Polri.

"Alhamdulillah, dalam serangan yang terjadi di Kampung Sambili dan Kampung Bilogai, tidak ada korban jiwa," lanjutnya.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: