Istri Wakapolri Meninggal, Kapolri Kenang Sifat Sederhana Almarhumah

Istri Wakapolri Meninggal, Kapolri Kenang Sifat Sederhana Almarhumah

Widi Astutik (kanan) bersama sang suami Gatot Eddy Pramono. foto: riza fathoni--

Istri Wakapolri Meninggal, Kapolri Kenang Sifat Sederhana Almarhumah

JAKARTA, SUMEKS.CO - Jajaran Korps Bhayangkara berduka. Istri Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Widi Astutik meninggal dunia dalam perawatan di Farrer Park Hospital, Singapura, Jumat 7 April 2023 pukul 15.25 waktu setempat. Rencananya, jenazah Tutik akan disemayamkan di rumah duka di Meruya Selatan, Kembaangan, Jakarta Barat. 

Kabar meninggalnya Widi Astutik disampaikan sang suami Gatot Eddy Pramono dalam keterangan tertulisnya. Jenderal polisi bintang tiga itu memohon maaf atas kesalahan dan kekhilafan istrinya. ”Telah berpulang ke rahmatullah, istri/ibunda kami tercinta, Ibu Widi Astutik binti Miswandoko, pada usia 52 tahun,” tulis Gatot mewakili keluarga besarnya.

Gatot memohon doa agar istrinya husnul khotimah, diterima segala amal ibadahnya, diampuni, dan dihapuskan segala dosa-dosa kekhilafannya serta ditempatkan di sisi Allah SWT. Almarhum meninggalkan tiga anaknya yang bernama Amanda Widya Aminditha, M Andi Yusuf, dan Amelia Widya Atmani Wedhana.

Ucapan belasungkawa disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Akun Istagramnya @listyosigitprabowo dan turut mewakili ucapan dukacita dari keluarga besar Polri.

BACA JUGA:Wakapolri Terjun Langsung Pimpin Timsus Periksa Ferdy Sambo

”Saya dan segenap keluarga besar Polri turut berbelasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Ibu Tutik Gatot Eddy, istri tercinta dari Bapak Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono,” tulis Sigit.

Menurut Listyo, sosok Tutik merupakan bhayangkari yang selalu menjadi kekuatan dan pelita bagi keluarga. Selain itu, Tutik juga dikenal sebagai perempuan yang penyayang, sederhana, dan religius. Karena itu, Listyo berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.

Menemani suami

Gatot dan Tutik dipertemukan di Blitar, Jawa Timur. Saat di tempat itu, Gatot menempuh pendidikan dan penugasan pertamanya sebagai lulusan Akpol.

Gatot pun melanjutkan pendidikan S-2 (tahun 1999) dan S-3 (tahun 2015) di Universitas Indonesia. Dia menempuh program studi ilmu kriminologi dan lulus bergelar doktor.

BACA JUGA:Kunjungan Kerja di Polda Sumatera Selatan, Ini Agenda Wakapolri dan Irwasum Polri Selama 2 Hari

Sebelum diangkat menjadi Wakapolri pada 2020, Gatot sempat menjadi Kepala Kepolisian Resor Blitar pada 2005 dan Sekretaris Pribadi Kapolri pada 2006. Selain itu, dia juga pernah menjadi Kapolres Metro Depok pada 2008, Kapolres Metro Jakarta Selatan pada 2009, dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 2011, hingga Kapolda Metro Jaya pada 2019. (kompas.com/dom)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: